Gedung Sumbangan Pemerintah Aceh di Riau Terbengkalai Sejak Akhir 2014

Gedung itu sebenarnya sudah rampung sekira 80 persen. Namun belum bisa digunakan karena instalasi listrik, air dan lainnya belum terpasang.

Gedung Sumbangan Pemerintah Aceh di Riau Terbengkalai Sejak Akhir 2014
IST
      Gedung pertemuan sumbangan Pemerintah Aceh di Pekanbaru, Riau, terhenti proses pembangunannya sejak 2014. Kondisi ini menyebabkan gedung di sebelah Masjid Raya Sultan Iskandar Muda itu tidak bisa digunakan. 

Laporan Rahmad Wiguna | Sumatera Utara

SERAMBINEWS.COM, MEDAN – Gedung pertemuan sumbangan Pemerintah Aceh di Pekanbaru, Riau, terbengkalai.

Sejak tiga tahun terakhir, pembangunannya tidak dilanjutkan.

Gedung seluas 25x35 meter ini berdiri di atas lahan 8.000 meter persegi di Jalan Airhitam Raya, Kecamatan Tampan, Pekanbaru. Gedung tersebut dikelola Persatuan Masyarakat Aceh (Permasa) Riau.

Proses pembangunannya dimulai awal 2014, masa Gubernur Zaini Abdullah. Namun di pengujung tahun, pembangunan terhenti tanpa alasan yang jelas.

“Ini sudah memasuki tahun keempat, tapi tanda-tanda pembangunan dilanjutkan belum ada,” kata Ketua Umum Permasa, Djamaluddin Badai kepada Serambinews.com, Senin (5/2/2018).

Gedung berlantai dua itu sebenarnya sudah rampung sekira 80 persen. Namun tetap saja belum bisa digunakan karena instalasi listrik, air dan fasilitas lainnya belum terpasang.

(Baca: Perantau Aceh di Riau Terharu Saat Melihat Penyambutan UAS di Banda Aceh)

(Baca: Dituding Anti-NKRI Saat Ceramah di Bali, Lembaga Adat Melayu Riau Bela Ustad Abdul Somad)

(Baca: Ngaku Diupah Rp 7 Juta, Pemuda Sawang Aceh Utara Nekat Antar 20 Kg Ganja ‎ke Pekanbaru)

Halaman
12
Penulis: Rahmad Wiguna
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help