Tafakur

Ketika Maulid

Amal perbuatan seseorang yang pertama kali akan dihisab (diperiksa) di hari kiamat nanti adalah shalat

Ketika Maulid
FACEBOOK/HAWARIS
Warga Gampong Masjid kenduri maulid di dalam tenda 

Oleh Jarjani Usman

“Amal perbuatan seseorang yang pertama kali akan dihisab (diperiksa) di hari kiamat nanti adalah shalat. Barangsiapa diterima shalatnya, akan diterima seluruh amalnya, dan jika shalatnya ditolak akan tertolak seluruh amalnya” (HR. At Thabrani, Mundzir dan At Tirmidzi).

Ketika ada kenduri maulid Nabi Muhammad SAW, berduyun-duyun hingga ratusan orang mendatanginya. Kedatangan kebanyakan kita umumnya untuk melihat perayaannya dan memakan makanan yang disajikan. Namun anehnya, ketika waktu shalat tiba, hanya satu dua yang datang. Ini suatu pertanda bahwa kita belum benar-benar berniat untuk melaksanakan maulid untuk menyambut kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Merayakan maulid, kita sebenarnya merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW sebagai pembawa kebenaran dan ingin mengikuti ajaran yang dibawanya. Di antara hal yang sangat penting yang dibawanya adalah shalat. Dan bahkan shalat jauh lebih penting ketimbang kenduri. Seseorang yang menyedekahkan hartanya tetapi tidak shalat, akan ditolak amalannya.

Bahkan dipertegas oleh Rasulullah SAW bahwa shalat itu tiang agama. Barangsiapa mendirikan shalat, maka artinya ia mendirikan agama. Sebaliknya, bila tidak mendirikan shalat, maka sama dengan ia meruntuhkan agama. Dengan demikian, bila ada sejumlah orang yang tidak mendirikan shalat di suatu kampung, maka itulah sebenarnya orang-orang yang meruntuhkan agama.

Bahkan amal yang paling utama diperiksa di akhirat kelak adalah ibadah shalat yang pernah dilakukan setiap hamba.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help