Ditangkap dan Ditahan Imigrasi Hong Kong, Dua Pelawak Indonesia Terancam 2 Tahun Penjara

"Undang-Undangnya bilang pidana maksimal adalah dua tahun dan atau denda 50.000 dollar Hong Kong

Ditangkap dan Ditahan Imigrasi Hong Kong, Dua Pelawak Indonesia Terancam 2 Tahun Penjara
Kolase/Grid
Digerebek di Hong Kong karena Tersangkut Visa, Ini Profil Pelawak Cak Percil dan Cak Yudho 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Dua pelawak asal Indonesia yakni Yudo Prasetyo alias Cak Yudo dan Deni Afriandi alias Cak Percil terancam hukuman dua tahun penjara di Hong Kong.

"Undang-Undangnya bilang pidana maksimal adalah dua tahun dan atau denda 50.000 dollar Hong Kong atau kurang lebih Rp 78 Juta," kata Konsulat Jenderal RI di Hong Kong, Tri Tharyat di kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Jumat (9/2/2018).

Cak Yudo dan Cak Percil terpaksa harus mendekam di penjara Lai Chi Kok, Hong Kong karena dianggap melanggar aturan imigrasi negara setempat.

Meski demikian, sampai saat ini belum pernah ada Warga Negara Indonesia (WNI) di Hong Kong yang terjerat kasus serupa divonis dengan ancaman hukuman maksimal tersebut.

"Sementara untuk WNI belum ada," kata Tri.

(Baca: Berlian 102 Karat Diklaim Terbesar dan Paling Murni Dilelang, Diperkirakan Terjual Rp 450 Miliar)

(Baca: Ingin Jadi Seperti Arnold Schwarzenegger, 2 Bersaudara Ini Pakai Steroid Kuda Agar Tubuh Berotot)

Vonis hakim selama ini yang jatuhkan untuk WNI di negara dengan julukan "Telur Emas" itu bervariasi dalam kasus pelanggaran imigrasi.

"Keputusan hakim terutama untuk WNI yang didakwa pasal ini sangat beragam. Ada yang hanya kena denda, ada yang dua minggu, ada 4 minggu, 5 minggu, dan lainnya," kata Tri.

Sebelumnya, Cak Yudo dan Cak Percil dituduh melanggar Undang-Undang Imigrasi Hong Kong.

Halaman
123
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved