SerambiIndonesia/

PPP Kubu Amri Kuasai Kantor

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Aceh pimpinan Tgk Amri M Ali

PPP Kubu Amri Kuasai Kantor
Dari kiri, Rektor UIN Ar Raniry, Prof Dr Farid Wajdi Ibrahim MA, Ketua Partai SIRA, Muhammad Nazar, senator Aceh, Ghazali Abbas Adan, sesepuh PPP Aceh dan Ketua KIP Aceh, Ridwan Hadi, serta sejumlah undangan lainnya menghadiri peringatan hari lahir (harlah) Ke-45 PPP di Kantor DPW PPP Aceh, Jalan Syiah Kuala, Gampong Mulia, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Sabtu (10/2). 

* Ajak Kubu Faisal Amin Kembali Bergabung

BANDA ACEH - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Aceh pimpinan Tgk Amri M Ali akhirnya menguasai kantor DPW yang berada di Jalan Syiah Kuala, Gampong Mulia, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh.

Selama ini, kantor tersebut ditempati kepengurusan PPP Aceh pimpinan Tgk H Mohd Faisal Amin saat partai itu berkonflik yang berlangsung tiga tahun lamanya. Penguasaan kantor ditandai dengan terlaksananya beberapa kegiatan resmi.

Seperti pelaksanaan verifikasi faktual oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh, peringatan hari lahir (harlah) ke 45 PPP serta maulid Nabi Muhammad SAW. Dua kegiatan terakhir dilaksana pada Sabtu (10/2).

Acara itu turut dihadiri sejumlah sesepuh PPP Aceh, Rektor UIN Ar Raniry, Prof Dr Farid Wajdi Ibrahim MA, senator Aceh, Ghazali Abbas Adan yang juga penceramah maulid, Ketua KIP Aceh, Ridwan Hadi, serta sejumlah ketua partai politik dan tamu lainnya.

Ketua DPW PPP Aceh, Tgk Amri M Ali, mengatakan, konflik yang terjadi ditubuh PPP sudah selesai. Dia berharap, semua kader partai yang sebelumnya berbeda pandangan untuk kembali lagi ke kantor yang berslogan ‘rumah besar umat Islam’.

“Kita harapkan teman-teman yang kemarin berbeda pandangan agar kembali ke ‘rumah besar umat Islam’. Mari kita bersatu membina persatuan untuk bersama-sama membesarkan kembali PPP,” kata Amri seusai acara peringatan harlah.

Seperti diketahui, sudah tiga tahun internal partai berlambang kakbah itu berkonflik sehingga lahir dua kepengurusan yaitu PPP kubu Romi dan PPP kubu Djan Faridz. Perselihan tersebut juga berimbas ke daerah hingga terbentuknya dualisme kepengurusan.

Di Aceh, PPP kubu Romi dipimpin Tgk Amri M Ali, sedangkan PPP kubu Djan Faridz dipimpin Tgk Mohd Faisal Amin. Tapi, berdasarkan putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) memutuskan PPP dengan ketua Romi dan Sekjen Arsul Sani merupakan pengurus PPP 2016-2021 yang sah.

Ketua DPW PPP Aceh, Tgk Amri M Ali, Tgk Amri M Ali juga menjelaskan, pihaknya sudah mulai menempati kantor tersebut sejak dua bulan terakhir atau setelah putusan Mahkamah Agung (MA) memenangkan PPP kubu Romahurmuziy atau Romi. Selama ini, kantor itu dikuasi kubu Mohd Faisal Amin.

“Teman-teman media bisa melihat, tidak sedikitpun kisruh ketika kita masuk kantor. Artinya kedua belah pihak sudah saling iklhas bahwasanya ini sudah selesai, perbedaan pandangan kita hentikan dan kita sepakat, ayo bersama besarkan PPP,” ucap dia.

Politisi PPP itu juga mengajak kader-kader partai yang sebelumnya berbeda pandangan untuk kembali bersatu membesarkan partai jelang Pemilu 2019. “Saya kira kita membuka pintu, ayo sama-sama bergabung,” ajaknya.

Ketua Panitia Kegiatan, M Amin Said saat memberikan laporan pada pembukaan acara juga menyampaikan bahwa tidak ada lagi dualisme ditubuh PPP Aceh dan kantor yang beralamat di Jalan Syiah Kuala merupakan kantor PPP Aceh pimpinan Amri M Ali.

“Di sinilah kantor PPP sekarang dan sebelumnya. Namum beberap waktu lalu kita tidak menempati kantor ini, tapi saat memperingati harlah kita menempati kantor ini kembali,” kata politisi yang juga pengacara itu di hadapan tamu undangan.(mas)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help