Warga Sesalkan Kutipan di Puskesmas

Sejumlah masyarakat Desa Sangkalan, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menyesalkan adanya

Warga Sesalkan Kutipan di Puskesmas
NET
Ilustrasi

BLANGPIDIE - Sejumlah masyarakat Desa Sangkalan, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menyesalkan adanya kutipan biaya mengurus surat kesehatan oleh pihak Puskesmas Sangkalan. Ari Maulana, warga setempat menyatakan keberatan dengan adanya kutipan tersebut.

“Setahu saya, semua surat menyurat tidak ada lagi kutipan, kok di Puskesmas Sangkalan masih ada, dengan alasan diatur qanun” ujarnya kepada Serambi, Kamis (8/2).

Dia tambahkan, besaran kutipan untuk mengurus surat tersebut sebesar Rp 10.000. Bagi masyarakat Sangkalan dan sekitar, kutipan sebesar Rp 10.000 itu sangat membebani masyarakat setempat, yang didominasi masyarakat ekonomi lemah.

“Kalau saya tidak persoalan (kutipan itu). Tapi bagi nelayan, yang penghasilan pas-pasan, mengurus surat keterangan kesehatan dan surat keterangan lahir, dengan beban Rp 10 ribu itu lumayan besar,” ungkapnya.

Untuk itu, Ia meminta agar kutipan itu dihapuskan, dengan mempertimbangkan penghasilan masyarakat setempat.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Sangkalan, Saudah yang dikonfirmasi Serambi membenarkan adanya kutipan sebesar Rp 10.000 bagi masyarakat yang mengurus surat menyurat.

“Iya benar, itu untuk surat kelahiran atau KIR dan surat keterangan sehat. Jadi, seluruh uang itu kita setor ke kas daerah, ini sesuai dengan qanun,” ungkapnya seraya mengatakan kutipan itu telah berlaku sejak 2016 lalu. (c50)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help