Pemuda Abdya Minta Salon Melanggar Syariat Ditutup

Ratusan pemuda dan mahasiswa Kabupaten Abdya yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Anti

Pemuda Abdya Minta Salon Melanggar Syariat Ditutup
WAKIL Bupati Abdya, Muslizar MT berorasi di depan ratusan pemuda dan mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Anti LGBT saat menggelar aksi demo di simpang Cerana, Kecamatan Blangpidie, Jumat (9/2). 

BLANGPIDIE - Ratusan pemuda dan mahasiswa Kabupaten Abdya yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Anti LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender) meminta pemerintah setempat menutup salon yang melanggar syarat Islam.

Hal tersebut disampaikan ratusan pemuda dan mahasiswa dalam aksi demo anti LGBT dan Sodomi di Simpang Cerana, Kecamatan Blangpidie, Jumat (9/2).

Koordinator Aksi Al Jawahir mengatakan pemerintah dan dinas terkait agar meninjau dan memperketat perizinan salon-salon yang berada di dalam wilayah Abdya. “Kami minta pemerintah harus mengkaji ulang keberadaan dan menutup salon yang melanggar syariat Islam, seperti yang dilakukan Kapolres Aceh Utara Bapak AKBP Untung Sangaji,” ujar Al Jawahir.

“Karena, ini Tanah Rencong, bukan tanah bencong,” teriaknya. Selain itu, kata Al Jawahir, pihaknya juga menolak segala bentuk gerakan LGBT dan seluruh tindakan yang menjurus pada gerakan yang melawan kodrat manusia tersebut.

“Kami generasi muda Abdya akan bersatu untuk menghalau dan memerangi gerakan massal LGBT yang sistematis, yang hendak merusak generasi umat Islam dan bangsa Indonesia yang kita cintai,” sebutnya.

Dalam kesempatan itu Al Jawahir meminta kepada seluruh Kapolres di Aceh, khususnya Abdya untuk belajar dari ketegasan sikap Kapolres Aceh Utara yang berkomitmen dalam menegakkan hukum syariat Islam.

Wakil Bupati Abdya Muslizar MT yang hadir dalam aksi itu mendukung aksi ratusan pemuda dan mahasiswa.

“Kita sangat mendukung bahwa pelaku sodomi dihukum dengan Undang-Undang Perlindungan Anak. Bahkan jika dibenarkan pelaku sodomi itu harus dirajam, karena perbuatan pelaku sodomi adalah perbuatan terkutuk,” tegas Muslizar MT. (c50)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help