Banding, Pang Toni Yakin Lolos

Salah satu calon ketua umum Asprov PSSI Aceh yang digugurkan tim Komisi Pemilihan (KP) dalam verifikasi

Banding, Pang Toni Yakin Lolos
Safriantoni alias Pang Toni

* Sebagai Calon Ketua Umum PSSI Aceh

BANDA ACEH - Salah satu calon ketua umum Asprov PSSI Aceh yang digugurkan tim Komisi Pemilihan (KP) dalam verifikasi, Safriantoni alias Pang Toni, resmi mengajukan memori banding ke Komisi Banding Pemilihan (KBP) pada Minggu (11/2) malam. Ketua Umum Askab PSSI Aceh Jaya ini pun optimis bandingnya diterima dan dia lolos sebagai calon ketua umum yang akan bertarung dalam Kongres Luar Biasa (KLB) Asprov PSSI Aceh versi Plt Johar Lin Eng, 24 Februari mendatang.

Seperti diberitakan sebelumnya, hasil verifikasi tim KP atas persyaratan calon ketua umum, wakil ketua umum, dan anggota komite eksekutif yang diumumkan, Jumat (6/2) lalu, ternyata dari tiga nama bakal calon (balon) ketua umum yang mendaftar, hanya dua dinyatakan lolos yakni HM Zaini Yusuf (Presiden Aceh United) dan H Nazaruddin (Presiden Persiraja). Sedangkan, satu lagi atas nama Safriantoni atau Pang Toni gugur dengan dalih diusung oleh bukan anggota PSSI Aceh yang sah.

Hal inilah yang kemudian mengundang kekecewaan di kubu Pang Toni. Mereka pun langsung menyatakan banding dan sangat yakin memori bandingnya diterima, sehingga dia lolos sebagai calon. “Memori banding telah kami kirim via email pada Minggu (11/2) malam, dan berkas kami kasih Senin (12/2) kemarin,” jelas Pang Toni.

Dengan segala kelengkapan persyaratan yang dilampirkan dalam memori banding itu, Ketua Askab PSSI Aceh Jaya ini cukup optimis, mengenai kans dia jadi salah satu calon ketua umum PSSI Aceh periode 2018-2022. “Sebab, jika fair tak ada alasan untuk mencoret saya. Syarat saya lengkap semua, termasuk soal lima tahun aktif di PSSI, itu malah sudah lebih,” tukasnya.

“Mengenai kepengurusan saya sebagai ketua umum PSSI Aceh Jaya yang katanya sudah mati, itu sangat tidak beralasan. Kepengurusan PSSI Aceh Jaya yang saya pimpin periodenya 2013-2017, memang betul berakhirnya pertengahan tahun 2017, tapi kemudian telah diperpanjang oleh Asprov PSSI Aceh,” jelasnya.

“Jadi, sampai sekarang saya masih ketua umum PSSI Aceh Jaya yang sah. Jika ada pihak-pihak yang mengklaim jadi ketua PSSI Aceh Jaya, itu dipastikan palsu atau abal-abal,” tegasnya.

Oleh sebab itu, Pang Toni menekankan, agar KBP bisa bersikap profesional dan independen dalam memutuskan memori banding tersebut. “Bila KBP profesional, saya yakin lolos. Artinya, jika banding saya ditolak, ini pasti ada apa-apanya dan itu harus dilawan,” pungkasnya.(pon)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help