Tafakur

Mengabaikan Orang Miskin

Tahukah kamu siapa pendusta agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim dan yang tidak mendorong

Mengabaikan Orang Miskin

Oleh: Jarjani Usman

“Tahukah kamu siapa pendusta agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim dan yang tidak mendorong untuk memberi makan orang miskin.” (QS. Al Ma’un: 1-3).

Seringkali kita merasa sudah sangat puas dengan apa yang diraih dalam hidup ini. Sudah punya ilmu tinggi, sudah beramal, dan sudah istiqamah dalam beribadah. Dan bahkan bangga karena sudah mempunyai rumah, dan kendaraan yang bahkan jauh lebih bagus ketimbang yang dimiliki orang sekitar, serta anak-anak yang pandai dan rajin beribadah. Namun sesungguhnya, itu semua belum membuat kita terhindar dari terjangan api neraka.

Karena mengabaikan kehidupan orang-orang sekitar, kita menjadi tidak tahu kalau ada di antara mereka yang setiap hari harus menahan lapar karena ketidakcukupan makanan, tak mampu mengecap pendidikan yang layak karena ketiadaan uang, tidak memiliki ilmu untuk beribadah yang memadai karena tak ada yang mengajarkan, dan lain-lain. Itu adalah bagian dari kewajiban individu dan umat, yang bila diabaikan bisa menggiring kita ke neraka.

Sebagaimana disebutkan dalam Alquran, di antara orang yang termasuk pendusta agama adalah yang mengabaikan orang-orang miskin. Dan bahkan diingatkan, kita belum benar-benar beriman kalau tetangga kita masih lapar sedangkan kita kekenyangan. Percuma kita berpendidikan tinggi dan berwawasan luas kalau tidak menyediakan salah satu sudut di hati untuk meletakkan rasa kepedulian terhadap orang-orang miskin.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help