SerambiIndonesia/

Pidie Jaya Klarifikasi Isu Miring Pembangunan Akademi Komunitas Negeri, Ini Hasil Kesepakatannya

Hasil kesepakatan sementara Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (Forkopinda), pembangunan dipending...

Pidie Jaya Klarifikasi Isu Miring Pembangunan Akademi Komunitas Negeri, Ini Hasil Kesepakatannya
SERAMBINEWS.COM/IDRIS ISMAIL
Bupati Pidie Jaya, H Aiyub Abbas (Dua kiri) bersama Wakil Bupati H Said Mulayadi SE MSi (Tiga Kiri) dan Ketua MPU Pijay, Tgk H Said Abdullah (Tengah) serta uslnsur Forkompimda memberikan klarifikasi terhadap pembangunan gedung AKN oleh bantuan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia pasca gempa, Selasa (13/2/3018). 

Laporan Idris Ismail | Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya, Selasa (13/2/2018) petang memberikan klarifikasi isu miring terhadap pembangunan gedung pendidikan Akademi Komunitas Negeri (AKN) di Gampong Baro Blang Dalam, Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya.

Hasil kesepakatan sementara Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (Forkopinda), pembangunan dipending untuk beberapa waktu seraya menunggu kondisi lebih kondusif.

Dalam agenda konfrensi pers klarifikasi tersebut, pihak Pemkab Pijay turut menghadirkan Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU), Tgk H Said Abdullah, Sekda Drs Abdur Rahman SE MM, pihak aparat TNI/Polri serya puluhan rekan wartawan dari berbagai media elektronik, cetak, dan online.

Bupati Pidie Jaya, H Aiyub Abbas bersama Wakil Bupati Pijay, H Said Mulyadi SE MSi mengatakan, pembangunan gedung pendidikan Akademi Komunitas Negeri (AKN) Pidie Jaya adalah satu-satunya Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang langsung berada dibawah Direktorat Tinggi (Dikti).

Baca: AKN Pijay Seleksi Calon Mahasiswa Baru

"Dalam pembangunan ini murni tidak ada unsur kepentingan agama apapun melainkan hanya untuk kepentingan kemanusian terutama dalam pendidikan pascabencana gempa," sebut H Aiyub Abbas.

Patut diketahui, perguruan tinggi ini didirikan pada tahun 2015 lalu setelah melalui perjuangan yang berat dan telah menyelenggarakan program-program study yang sesuai dengan potensi wilayah ini yaitu sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.

Selama ini, proses belajar mengajar masih berlangsung di tempat sementara di SMP unit Ulim. Dimana, pada tahun 2016 yang lalu, telah di bangun satu unit ruang kuliah.

Namun seiring dengan bencana gempa dan dengan bantuan para pihak ketiga, termasuk bantuan Pangdam Iskandar Muda waktu itu, Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia menyatakan kesediaannya untuk membangun satu unit ruang kuliah dan ruang praktikum yang representatif sampai dengan selesai dan kemudian akan diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya.

Halaman
123
Penulis: Idris Ismail
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help