Mubes Partai Aceh

Sesi Mubes Partai Aceh Berlangsung Pagi Ini, Hanya yang Memiliki Badge Boleh Masuk

mengatakan mubes akan dimulai pagi ini hingga sore atau bahkan malam hari nanti.

Sesi Mubes Partai Aceh Berlangsung Pagi Ini, Hanya yang Memiliki Badge Boleh Masuk
SERAMBINEWS.COM/SUBUR DANI
KETUA Tuha Peut Partai Aceh, Tgk Malik Mahmud Alhaythar bersama petinggi PA lainnya memukul rapa-i pasee saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) II DPA PA di Kryiad Muraya Hotel, Banda Aceh, Senin (12/2/2018). 

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Musyawarah Besar (Mubes) II Dewan Pimpinan Aceh Partai Aceh (DPA PA) telah dibuka Senin (12/2/2018) tadi malam di Kryiad Muraya Hotel, Banda Aceh.

Pantauan Serambinews.com, pembukaan mubes tadi malam dihadiri sejumlah petinggi Partai Aceh dan Komite Peralihan Aceh (KPA) ban sigom Aceh.

Di antaranya Ketua DPA PA, Muzakir Manaf atau Mualem, Abu Razak, Mukhlis Basyah, Tgk Ni, Darwis Jeunib, Hasan Sabon, Sarjani, dan para petinggi PA KPA wilayah lainnya.

(Baca: Mubes PA Ramai Calon Ketum, Pertanda Apa?)

Mubes dibuka oleh Ketua Tuha Peut PA, Tgk Malik Mahmud Alhaythar yang juga Wali Nanggroe.

Semalam, hanya seremonial pembukaan mubes tidak dilanjutkan dengan rapat atau sidang.

Sesi mubes akan dimulai pagi ini, di lokasi yang sama, Kryiad Muraya Hotel Banda Aceh.

Sekretaris Organizing Commite Mubes II DPA PA, Iskandar Usman Al-Farlaky, mengatakan mubes akan dimulai pagi ini hingga sore atau bahkan malam hari nanti.

(Baca: Jelang Pembukaan Mubes, Kader PA dan KPA Berkumpul di Muraya)

(Baca: PA Usung Semangat Perubahan di Mubes II)

Ia menyebutkan, peserta yang diizinkan masuk adalah peserta mubes yang memiliki badge atau tanda pengenal.

"Semua peserta akan diregistrasi. Peserta yang ada badge yang dibenarkan masuk sebagai tanda peserta yang akan memberi hak suara," kata Iskandar kepada Serambinews.com.

Ia juga mengimbau kepada semua peserta mubes agar tidak lupa meregistrasi saat akan masuk dalam ruang mubes. (*)

Penulis: Subur Dani
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help