Dua Malam, KPK OTT Dua Kepala Daerah 'Pencuri Uang Rakyat'

Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan mengatakan, kasus ini berawal dari informasi masyarakat dan ditindaklanjuti

Dua Malam, KPK OTT Dua Kepala Daerah 'Pencuri Uang Rakyat'
Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Bupati Subang Imas Aryumningsih sebagai tersangka kasus suap. Rabu (14/2/2018).(Kompas.com/Robertus Belarminus) 

SERAMBINEWS.COM - Dua malam terakhir menjadi malam yang panjang bagi para penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK). Dua malam berturut-turut mereka menangkap pencuri-pencuri uang rakyat, calon-calon penyandang status koruptor.

Salah satunya bahkan bupati yang dicalonkan kembali untuk memimpin daerahnya. Tak terbayang jika KPK tak menangkapnya, entah berapa banyak lagi uang rakyat yang akan ditilepnya.

OTT malam pertama: Subang

Pada Selasa (13/2/2018), KPK melakukan OTT terkait suap terhadap Bupati Subang Imas Aryumningsih.

Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan mengatakan, kasus ini berawal dari informasi masyarakat dan ditindaklanjuti dengan serangkaian penyelidikan.

Pada Selasa petang sekitar pukul 18.30 WIB, tim KPK bergerak ke rest area Cileunyi, Bandung dan mengamankan Data (swasta).

Dari tangan Data, tim KPK mengamankan uang senilai Rp 62.278.000. Tim KPK lainnya kemudian menangkap Miftahhudin (pengusaha) di Subang sekitar pukul 19.00 WIB.

"Tim lainnya bergerak ke rumah dinas Bupati Subang dan mengamankan IA sekitar pukul 20.00 WIB bersama dua orang ajudan dan seorang sopir," kata Basaria, dalam jumpa pers di gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Rabu (14/2/2018).

Baca: Menyedihkan, Kim Jong Un Minta Rakyatnya Rutin Makan Daging Anjing Agar Makin Tangguh

Setelah itu, tim KPK mengamankan Kabid Perizinan DPM PTSP Pemkab Subang, Asep Santika dan Kasie Pelayanan Perizinan DPM PTSP Pemkab Subang, Sutiana, di kediaman masing-masing pada Rabu dini hari pukul 01.30 WIB dan pukul 02.00 WIB.

Halaman
1234
Editor: Fatimah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help