PA Susun Pengurus Baru

Pasca-terpilihnya Muzakir Manaf alias Mualem dalam Musyawarah Besar (Mubes) II, DPA Partai Aceh (PA)

PA Susun Pengurus Baru
ist
Iskandar Usman Al-Farlaky

* Mulai dari Pusat, Wilayah dan Ranting

BANDA ACEH - Pasca-terpilihnya Muzakir Manaf alias Mualem dalam Musyawarah Besar (Mubes) II, DPA Partai Aceh (PA) langsung menyusun kepengurusan baru untuk didaftarkan ke Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Aceh, seiring dengan berakhirnya pengurus lama pada 18 Februari 2018.

Pendaftaran tersebut sebagai syarat partai politik bisa mengikuti Pemilu 2019. Partai Aceh sendiri sebenarnya sudah lolos sebagai peserta Pemilu. Tetapi dengan adanya perubahan kepengurusan, maka PA harus mendaftar kembali ke Kemenkumham Aceh.

“Sesuai dengan rekomendasi Mubes II, PA akan melakukan peremajaan struktur organisasi, hingga tingkat wilayah dan ranting,” ungkap Sekretaris Organizing Commite (OC) Mubes II DPA PA, Iskandar Usman Al-Farlaky yang ditanyai Serambi, Rabu (14/2), seusai penutupan Mubes di Hotel Kyriad Muraya Aceh.

Untuk tingkat DPA PA, peremajaan struktur organisasi sedang digodok menyusul selesainya pelaksanaan Mubes II. Sedangkan untuk tingkat wilayah dan ranting, peremajaan dilakukan setelah berakhirnya masa kepengurusan di masing-masing wilayah dan ranting.

Di samping itu, PA juga akan melakukan perbaikan AD/ART partai, mengikuti kondisi kekinian terkait tentang kepartaian maupun kepemiluan di Aceh. “Perubahan itu dilakukan karena Partai Aceh juga ingin tampil lebih maju dan lebih sejajar dengan partai lain. Kami juga melakukan penataan manajemen politik hingga tingkat gampong,” tambah Iskandar didampingi Humas Mubes II, Murdhani Abdullah.

Untuk melahirkan kader-kader yang berkualitas, PA juga berkomitmen menerapkan sistem kaderisasi berjenjang. Mereka nantinya akan dikirim ke setiap parlemen, baik itu DPRK, DPRA, DPR RI, dan DPD RI.

Ketua Fraksi PA di DPRA ini mengatakan, dengan adanya peremajaan struktur organisasi, diharapkan PA ke depan bisa memberi warna dalam perpolitikan Aceh. Sehingga bisa memenangkan Pemilu 2019 dan Pilkada di tiga kabupaten/kota di Aceh, yaitu Aceh Selatan, Pijay, dan Subulussalam.

Informasi yang diperoleh Serambi, dalam peremajaan struktur organisasi DPA PA, ada beberapa posisi strategis yang akan dirombak dan akan ditempatkan orang baru. Namun ketika dikonfirmasi ulang mengenai informasi itu tadi malam, Iskandar mengaku belum tahu persis mengenai komposisi kepengurusan baru.

“Itu wewenang penuh Mualem selaku ketua umum yang juga ketua formatur. Mualem nanti yang akan menunjuk anggota formatur untuk sama-sama memilih kepengurusan yang baru,” jelasnya.

Sekretaris OC Mubes II DPA PA, Iskandar Usman Al-Farlaky juga menjelaskan bahwa pada pidato penutupan Mubes, ketua tepilih Muzakir Manaf alias Mualem meminta semua kader untuk meningkatkan konsolidasi internal.

“Pentingnya konsolidasi internal Partai Aceh dari seluruh tingkatan kepengurusan, baik tingkat desa, kecamatan, wilayah, sampaikan dengan pusat,” kata Iskandar yang mengutip pernyataan Mualem yang disampaikan dihadapan ratusan kader PA/KPA ban sigom Aceh.

Dalam kesempatan itu, kata Iskandar, Mualem juga menekankan untuk membentuk strategi khusus guna meraih kemenangan PA pada Pemilu 2019. “Kader yang diusung juga harus kader yang berkualitas sehingga mampu memperjuangkan hak-hak Aceh,” ujar dia.

Pada Pemilu mendatang, lanjut Iskandar, Mualem mengatakan akan mengirim kader partai ke Senayan melalui partai nasional. Kader yang dikirim, tentu yang mampu bersuara memperjuangkan Undang-Undang Pemerintah Aceh, jangan sampai digeroroti kembali.

“Agar tidak terulang kasus seperti pencabutan dua pasal UUPA, sementara kader Aceh di Senayan malah tidak mengetahuinya. Maka ke depan, pimpinan menekankan untuk mengirimkan kader yang mampu bersuara memperjuangkan UUPA,” pungkas Iskandar. (mas)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help