Setelah Viostin DS, BPOM Imbau Masyarakat Hentikan Penggunaan Obat Ini

Sudah ada 38 laporan dari profesional kesehatan yang menerima pasien dengan keluhan efek samping

Setelah Viostin DS, BPOM Imbau Masyarakat Hentikan Penggunaan Obat Ini
Kepala BPOM Penny Kusumastuti Lukito(Kontributor Bandung, Putra Prima Perdana) 

SERAMBINEWS.COM - Sebelumnya Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) membenarkan bila Viostin DS dan Enzyplex positif menggunakan babi dalam produksinya.

Informasi tersebut membuat heboh warga diberbagai provinsi di Indonesia.

Karena produk tersebut sudah rutin dikonsumsi oleh masyarakat muslim di Tanah Air.

Baca: Obat Viostin Banyak Beredar dan Dikonsumsi di Pidie, BPOM Diminta Segera Turun Tangan

Ternyata setelah kasus tersebut, muncul lagi obat baru yang berbahaya bagi kesehatan masyarakat.

Surat edaran Badan Pengawas Obat dan Makanan ( BPOM) tentang policresulen menjadi topik hangat beberapa waktu belakangan.

Selain itu, banyak info yang menyertai viralnya surat tersebut.

Baca: Viostin DS dan Enzyplex Ditarik dari Peredaran

Terkait isu tersebut, akhirnya BPOM meberikan penjelasan resmi.

Dalam pernyataan resminya ini, BPOM menyebut bahwa dalam pemantauannya selama 2 tahun terakhir.

Halaman
123
Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved