SerambiIndonesia/

Wabup Bireuen Presentasikan Program Industri Kreatif di Kantor BEKRAF Indonesia

Wabup Bireuen Dr. Muzakkar A. Gani, SH, M.Si mengaharapkan peran dan dukungan BEKRAF dalam rangka mengisi Bireuen sebagai Kota Kreatif.

Wabup Bireuen Presentasikan Program Industri Kreatif di Kantor BEKRAF Indonesia
SERAMBI/M ANSHAR
Muzakkar A Gani 

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA -- Kabupaten Bireuen telah ditetapkan sebagai kota kreatif. Pemerintah Kabupaten Bireuen bersama Dewan Kesenian Bireuen mempresentasikan rangkaian program bidang industri kreatif di Kantor Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) Indonesia, di Jakarta, Kamis (14/2/2018).

Delegasi Kabupaten Bireuen dipimpin Wakil Bupati Bireuen Dr. Muzzakar A. Gani, SH, M.Si, didampingi Ketua Dewan Kesenian Bireuen, H. Mukhlis, AMD bersama pengurus Dewan Kesenian Bireuen Novianti MR, Ferry Nomara, Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Bireuen, Drs. M. Nasir, M.Pd, Kabag Perekonomian Bappeda Bireuen, Khairum Hafis, SP dan Azhar, SE, dari Dinas Perindustrian Bireuen.

Sementara dari BEKRAF dipimpin Deputi Infrastruktur Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) Dr. Hari Sungkari didampingi Deputi Pemasaran dan sejumlah pejabat kedeputian BEKRAF lainnya.

Wabup Bireuen Dr. Muzakkar A. Gani, SH, M.Si mengaharapkan peran dan dukungan BEKRAF dalam rangka mengisi Bireuen sebagai Kota Kreatif.

"Kami perlu bersinergi dengan BEKRAF mewujudkan ide ini," ujar Wabup Bireuen.

Ketua Dewan Kesenian Bireuen Mukhkis AMD menjelaskan, Bireuen adalah kawasan perlintasan yang sejak dulu pernah memainkan peran daerah industri.

"Tapi sekarang kita ingin mengarahkan industri kreatif, sebab potensinya sangat banyak," ujar Mukhlis yang juga seorang pengusaha sukses di kabupaten itu.

Presentasi program Dewan Kesenian Bireuen disampaikan Sekretaris Dewan Kesenian Bireuen Novianti MR. Program meliputi bidang pertunjukan, workshop, pelestarian, branding dan kemasan, pemsaran serta edukasi.

Deputi Infrastriktur BEKRAF, Dr. Hari Sungkari mengatakan BEKRAF mendukung program yang diajukan daerah, dan disesuaikan dengan program dan misi BEKRAF. (*)

Penulis: Fikar W Eda
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help