Aceh Tenggara Dilanda Kekeringan, Ormas Islam Minta Pemkab Gelar Shalat Minta Hujan

Sejak tiga minggu ini, Aceh Tenggara mulai dilanda kekeringan. Kondisi itu membuat para petani bakal gagal panen.

Aceh Tenggara Dilanda Kekeringan, Ormas Islam Minta Pemkab Gelar Shalat Minta Hujan
SERAMBINEWS.COM/ZAKI MUBARAK
Ilustrasi kekeringan. 

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Tenggara

SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Sejak tiga minggu ini, Aceh Tenggara mulai dilanda kekeringan. Kondisi itu membuat para petani bakal gagal panen.

Sementara itu, ormas Islam seperti Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Agara, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kutacane, Pimpinan Pesantren Tarbiyah Auladil Muslimin Aceh Tenggara, meminta kepada Bupati Agara untuk mengelar shalat minta hujan atau Istisqa.

Ketua BKPRMI Agara, Sukarman, kepada Serambinews.com, Sabtu (17/2/2018) mengatakan, saat ini dilanda kekeringan dan jika ini terus berlanjut maka petani terancam gagal panen.

Mereka berharap Pemkab Agara untuk mengelar salat minta hujan.

Baca: Kekeringan Sudah Parah Tapi Belum Diantisipasi

Solihin, Warga Lawe Loning Aman, Petani Semangka, mengatakan, pihaknya gagal panen akibat musim kemarau. Buah semangka kerdil-kerdil.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Aceh Tenggara, Ramli Desky SP, mengatakan, petani di Agara terancam gagal panen akibat musim kemarau melanda bumi sepakat segenap.

Pihaknya telah meminta kepada penyuluh untuk mendata lahan pertanian masyarakat yang mengalami kekeringan dan terancam gagal panen.

"Kita berdoa saja semoga hujan cepat turun di bumi sepakat segenap," ujar Ramli Desky. (*)

Penulis: Asnawi Luwi
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved