Tafakur

Ketidak-adilan

Hai orang-orang yang beriman, hendaklah kamu menjadi orang-orang yang selalu menegakkan kebenaran karena Allah

Ketidak-adilan

Oleh: Jarjani Usman

“Hai orang-orang yang beriman, hendaklah kamu menjadi orang-orang yang selalu menegakkan kebenaran karena Allah, menjadi saksi yang adil, dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum mendorong kamu berlaku tak adil. Berbuat adillah, karena berbuat adil lebih dekat kepada takwa” (QS. Al Maidah: 8).

Ketidak-adilan sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, bahkan dalam lembaga pendidikan yang seharusnya memberi contoh tentang pelaksanaan keadilan. Bukan karena ketidaktahuan tentang larangan Allah untuk berbuat tidak adil di muka bumi ini. Bukan juga karena tidak tahu dosa berbuat tidak adil. Tetapi karena kerasnya hati untuk menolak ajaran Allah, menjauhkan diri dari ketaqwaan, dan menghancurkan tanaman pendidikan yang sedang ditanam.

Padahal Allah telah mengingatkan kita agar jangan karena suatu perbedaan tertentu menyebabkan kita menjadi orang yang tak mau berbuat adil. Kita diperintahkan untuk senantiasa berbuat adil. Pendidikan tinggi yang kita peroleh tidak akan berarti apa-apa bila tak mampu menciptakan rasa takut kepada Allah ketika mau berbuat tidak adil. Allah memerintahkan kita untuk berbuat adil, tetapi setan mengajak kita untuk mengingkarinya. Bisa difahami perintah siapa yang kita turuti saat ketidak-adilan dilakukan.

Memang berbuat tidak adil begitu mudah, apalagi bila banyak pendukungnya. Namun perlu diingat, bila kita mengetahui suatu kemungkaran tetapi tidak mau mencegahnya, maka sama halnya dengan membiarkan kemungkaran terjadi di muka ini. Siapapun, terutama kaum terdidik, akan diminta pertanggung jawaban di akhirat kelak, bila membiarkannya tak mau mencegahnya.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help