Pelajar Aceh Besar akan Dites Urine

Bupati Aceh Besar, Ir Mawardi Ali, mengungkapkan pihaknya akan segera membuat regulasi yang mengharuskan

Pelajar Aceh Besar akan Dites Urine
MAWARDI ALI,Bupati Aceh Besar

JANTHO - Bupati Aceh Besar, Ir Mawardi Ali, mengungkapkan pihaknya akan segera membuat regulasi yang mengharuskan para pelajar di wilayahnya menjalani tes urine. Tes urine itu bahkan akan dijadikan sebagai salah satu syarat kelulusan. Namun saat ini program itu masih dalam tahap sosialisasi serta penyusunan.

Hal itu disampaikan Mawardi Ali kepada Serambi, Senin (19/2), usai talkshow di Studio Kompas TV Aceh yang membahas tentang pelaksanaan Pekan Olahraga Aceh (PORA) 2018 di Aceh Besar.

Bupati Mawardi menyampaikan, saat ini penggunaan narkoba sudah sangat mengkhawatirkan. Terutama karena pemakainya sudah merambah hingga kalangan remaja maupun pelajar. Untuk memutuskan mata rantai pengguna narkoba, orang nomor satu di Aceh Besar itu berencana membuat aturan dimana setiap pelajar yang akan masuk sekolah atau menyelesaikan pendidikan harus menjalani tes urine. Jika nanti ada pelajar yang terbukti menggunakan narkoba, maka harus menjalani rehabilitas.

“Kita bukan mau menangkap mereka. Namun jika terbukti menggunakan narkoba maka akan direhab. Ini sebagai upaya memutuskan mata rantai pengguna narkoba,” ujar Mawardi Ali.

Untuk menguatkan penegakan aturan tersebut, Pemkab Aceh Besar akan mengaturnya dalam Peraturan Bupati (Perbup) hingga nanti dapat dilahirkan juga sebuah Qanun. Mawardi menyampaikan, ia ingin semua pihak bersinergi dalam memberantas penggunaan narkoba.

Tidak hanya untuk pelajar, tes urine rencana juga akan diwajibkan bagi mereka yang akan menikah maupun PNS. Bagi PNS, akan diwajibkan tes saat akan mengurus proses kenaikan pangkat. Sehingga dengan aturan ketat seperti itu diharapkan akan menurunkan pengguna narkoba di Aceh Besar.

Saat ini, Pemkab Aceh Besar sedang menyosialisasikan rencana aturan tes urine itu. Bupati Mawardi mengatakan, dirinya akan terus mengunjungi sekolah-sekolah untuk menyampaikan langsung kepada pelajar, sekaligus mengajak mereka menjauhi narkoba.

Pada Senin kemarin, Bupati Mawardi Ali menjadi pembina upacara di SMP Negeri 3 Ingin Jaya. Di hadapan para pelajar bupati mengajak mereka menjauhi narkoba. Selain itu, ia juga menyampaikan mengenai rencana diberlakukan sekolah full day di Aceh Besar. Karena pemberlakuam full day, selain untuk meningkatkan kualitas pendidikan, juga menjauh para pelajar dari narkoba.

Untuk mendukung aturan tes urine di kalangan pelajar, PNS, maupun masyarakat, Pemkab Aceh Besar rencananya akan membangun pusat rehabilitas di Kota Jantho. Ke depan, bagi yang terbukti positif menggunakan narkoba maka akan dikirim ke lembaga tersebut untuk direhabilitasi.

Mawardi Ali mengatakan, pihaknya sudah melakukan pembicaraan mengenai rencana itu dengan Badan Narkotika Nasional (BNN). BNN memberi respons positif terhadap rencana itu. Nanti pusat rehabilitasi itu akan dibangun secara bersama-sama antara Pemkab Aceh Besar dan BNN.

Saat ini pembangunan pusat rehabilitasi sudah memasuki tahap perencanaan. Ia menambahkan, pembangunan pusat rehabilitasi itu sangat penting, sebagai upaya menghentikan penggunaan narkoba.(mun)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved