Puisi Jose Rizal Manua tentang Ali Djauhari

Itu karena, selama hidupnya, Ali Djauhari memberi banyak perhatian terhadap perkembangan seni, baik modern maupun tradisi.

Puisi Jose Rizal Manua tentang Ali Djauhari
ist
Almarhum Ali Djauhari 

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA -- Berpulangnya ke Rahmatullah Ali Djauhari, menyisakan kenangan bagi sejumlah seniman Indonesia.

Itu karena, selama hidupnya, Ali Djauhari memberi banyak perhatian terhadap perkembangan seni, baik modern maupun tradisi.

Penyair dan dramawan Indonesia, Jose Rizal Manua mengaku mengikuti perjalanan Ali Djauhari, putra Singkil yang memiliki jaringan luas di kalangan seniman, aktivis, pengusaha, dan birokrat.

Jose Rizal Manua menuliskan kenangannya tentang sosok Ali Djauhari dalam bentuk puisi, seperti di bawah ini:

ALI DJAUHARI

Aku mengenalnya di tahun Sembilan puluhan
Ketika dia mensponsori pementasan
Selamatan Anak Cucu Sulaiman di Medan

Orangnya menyenangkan
Dan sangat perhatian pada dunia pendidikan
Namanya Ali Djauhari
Dikenal sebagai maesenas seni;
Rendah hati dan mencintai tradisi
Santun dan menguasai tamadun

Meski jarang berjumpa
Tapi kami sering bertegur sapa melalui dunia maya
Kuikuti perjalanannya berniaga
Hingga ke manca Negara
Sambil sesekali dikirimnya kabar
Dari belahan dunia
Tentang ragam seni
Tentang aneka budaya
Yang disaksikannya di sana

Sahabat baik yang gemar bercanda itu
Kini telah tiada
Berpulang keharibaan Sang Maha pencipta
Innalillahi waina ilaihi roji’un

Kabar wafatnya
Sungguh menggetarkan jiwa
Membuat aku terkesima
Mengenangkan segala amal baiknya
Selamat jalan, sahabat
Semoga di sisi-Nya kau mendapat tempat
Al Fatehah
Bismilla hirrahma nirrahim
Alhamdulillahi rabbil 'alamin
Arrahma nirrahim
Maliki yaumiddin
Iyyaka na'kbudu waiyyaka nasta'in
Ihdinassiratal mustaqim
Siratal lazina an'amta'alaihim ghairil maghdubi 'alaihim waladdhalin
Amin ..

Jakarta, 21 Februari 2018.

Penulis: Fikar W Eda
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help