Aceh United Akhiri Tur
Aceh United Football Club (AUFC) mengakhiri tur uji coba ke sejumlah kabupaten/kota di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut)
IDI - Aceh United Football Club (AUFC) mengakhiri tur uji coba ke sejumlah kabupaten/kota di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut). Dalam laga pamungkas di Stadion Mon Sikureung, Idi Rayeuk, Aceh Timur, sore kemarin, anak asuh Simon Pablo Elissetche, ini ditahan imbang 2-2 oleh tuan tumah Aceh Timur Selection.
Lima menit usia pertandingan, Aceh Timur Selection sudah unggul 1-0 melalui tendangan penalti. Hadiah ‘tendangan 12 pas’ itu didapat tuan rumah setelah Sabirin dilanggar pemain Aceh United di kotak terlarang. Wasit yang melihat insiden tersebut tanpa ragu langsung menunjuk titik putih. Sabirin yang maju sebagai eksekutor berhasil menggetarkan jala Aceh United.
Setelah itu, punggawa Aceh Timur semisal Nazar, Sule, Farid, Fadli, Fakhrurrazi, M Nasir, Reza Rafika, Sabirin, Khilul, dan Syukran makin bersemangat menekan pertahanan tim tamu yang mengusung M Fairushi, Hardi Siswayudi, Reza Fahlevi, Reza Sandika, Briyan Muharram, Firdaus Ramadhan, Assanur Rizal, dan Mursal Zulfikar.
Pada menit 20, kubu tuan rumah berhasil menggandakan keunggulan lewat Reza Rafika. Gol tersebut berawal ketika Reza memenangkan perebutan bola dengan pemain Aceh United di luar kotak penalti. Setelah itu, Reza berhasil melepaskan tembakan ke gawang lawan dan gagal diantisipasi kiper Aceh United, Wahyudi.
Skor 2-0 tak bertahan lama. Pasalnya, pada menit 25, Aceh United mampu memperkecil kekalahan setelah hentakan striker mereka, Iyansel Dell Pippo menembus gawang Aceh Timur Selection yang dikawal Abdul Hakim. Setelah itu, saling serang terus diperlihatkan oleh pemain kedua kesebelasan. Aceh Timur berulang kali mendapat peluang emas di depan gawang Aceh United, tapi tetap gagal menjadi gol.
Di sisa waktu babak pertama, Aceh United mengganti dua pemainnya yaitu Briyan Muharram dengan Fery Komul dan Hardi Siswayudi dengan Septia Hadi. ‘Amunisi’ baru itu juga belum mampu berbuat banyak. Alhasil, skor 2-1 untuk tuan rumah bertahan hingga turun minum.
Usai jeda, Aceh United dalam tarung yang turut disaksikan Bupati Aceh Timur, H Hasballah HM Thaib dan Ketua Askab PSSI Aceh Timur, H Samsul Bahri, itu langsung ‘tancap gas.’ Hasilnya, baru dua menit babak kedua berjalan tim yang sedang dipersiapkan ke Liga 2 tersebut memperoleh gol penyama yang dicetak Mahdi Senegal.
Sepanjang babak kedua, masing-masing kubu terus menggonta-ganti pemainnya. Bahkan, dari Aceh United sempat memasukkan rekrutan teranyarnya yaitu eks striker tim nasional, Yongki Aribowo. Tapi, tetap saja tak ada gol tambahan yang tercipta. Sehingga skor imbang 2-2 tak berubah sampai peluit panjang berbunyi.
Presiden Klub Aceh United Football Club (AUFC), HM Zaini Yusuf, kepada Serambi, usai pertandingan, mengatakan, semua laga uji coba yang sudah dilakoni timnya merupakan ajang bagi pelatih untuk melihat kemampuan pemain dalam memilih skuad inti menghadapi Liga 2 musim ini yang rencananya bergulir pertengahan bulan depan.
“Pertandingan persahabatan itu juga menjadi wahana bagi kami untuk memperkenalkan pemain Aceh United kepada masyarakat,” ungkap Zaini. Ia berharap dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Aceh agar target AUFC lolos ke Liga 1 musin depan dapat terwujud.
Ketua Askab PSSI Aceh Timur, H Samsul Bahri, mengaku puas dengan penampilan tim Aceh Timur Selection. “Awalnya kita berharap menang, tapi hasil imbang dengan tim yang akan berlaga di Liga 2 bagi kita sudah sangat memuaskan,” ujarnya seraya menyatakan pemain tuan rumah sudah tampil sangat maksimal.
Selain untuk memperkenalkan tim Aceh United kepada publik sepak bola di daerahnya, menurut Samsul, pertandingan eksebisi itu juga menjadi momen bagi pihaknya mencari pemain potensial untuk disiapkan sebagai skuad Persidi Idi ke Liga III nanti.(c49)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pemain-aceh-timur-selection-merah-berebut-bola-dengan-pemain-aceh-united_20180223_092714.jpg)