Menikmati Durian Tangse, Si Kecil Nan Legit

“Duriannya enaklah, meskipun kecil tapi dagingnya tebal,” komentar Lili, salah seorang penikmat durian.

Menikmati Durian Tangse, Si Kecil Nan Legit
SERAMBINEWS.COM/NURUL HAYATI
Menikmati durian Tangse yang terkenal kelezatannya. 

Laporan Nurul Hayati | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Banyak dipuji namun tak sedikit yang memaki.

Begitulah satu kalimat untuk menggambarkan durian.

Di Aceh,‘si raja buah’ (king of fruit) asli Asia ini cukup mudah ditemui.

Malah terkadang cenderung tak kenal musim.

Seperti pemandangan yang terlihat di Gampong Merduati, Kecamatan Kuta Raja, Banda Aceh, Kamis (22/2/2018).

Baca: Benarkah Mitos Ibu Hamil Dilarang Makan Durian? Begini Penjelasan Dokter Spesialis Kandungan

“Duriannya enaklah, meskipun kecil tapi dagingnya tebal,” komentar Lili, salah seorang penikmat durian.

Durian yang dijual di kawasan tersebut merupakan durian dari Tangse, Pidie.

Ciri khasnya buahnya terbilang kecil, namun bijinya tebal dengan warna daging yang kekuningan.

Rasanya legit di lidah.

Baca: Durian Tidak Mengandung Kolesterol

Di tempat ini, penjual durian dengan mobil bak terbuka berjejer menawarkan dagangannya.

Durian ini paling enak disantap bersama pulut (ketan bakar) yang mudah dijumpai di lokasi.

Bagi yang suka, durian juga lezat disantap dengan roti tawar.

Roti disobek dan dicocol dengan durian.

Baca: Memanjakan Lidah Bersama Durian Tangse

Kamu bisa memilih makan di tempat atau membawa pulang untuk kemudian diolah sesuai selera.

“Sekarang durian memang sedang tidak musim, makanya agak mahal,” terang seorang penjual.

Durian Tangse ini dilepas seharga Rp 25 ribu –R p 30 ribu per buah.

Mau makan di tempat apa bawa pulang? Bisa. (*)

Penulis: Nurul Hayati
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help