1,6 Ton Sabu-sabu dan 4 Tersangka yang Ditangkap di Perairan Kepri Diterbangkan ke Jakarta

"Sabu-sabunya dimasukkan ke kargo, sementara 4 tersangkanya di bangku penumpang yang di kawal langsung polisi bersenjata lengkap."

1,6 Ton Sabu-sabu dan 4 Tersangka yang Ditangkap di Perairan Kepri Diterbangkan ke Jakarta
TRIBUN BATAM
Kapal asing yang memuat narkoba jenis sabu diamankan ke perairan Karimun, Kepri. 

SERAMBINEWS.COM, BATAM - Empat tersangka WNA asal China yang menyelundupkan 1,6 ton sabu-sabu dan ditangkap di perairan Karang Helen Mars berdekatan dengan Karang Banteng, Kabupaten Anambas, Kepulauan Riau, diterbangkan ke Jakarta.

Sebelumnya, empat tersangka dan barang bukti tersebut rencanan dibawa ke Direktorat Narkoba Mabes Polri dengan menggunakan jalur luat.

Namun Polri akhirnya mengambil jalur cepat dengan menerbangkan empat tersangka dan BB menggunakan maskapai Garuda Indonesia penerbangan GA 153 sekitar pukul 08.55 WIB, Sabtu (24/2/2018).

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Erlangga mengatakan, kasus ini ditangani Direktorat Narkoba Mabes Polri.

"Sabu-sabunya dimasukan ke kargo, sementara 4 tersangkanya di bangku penumpang yang di kawal langsung dari Direktorat IV Narkoba Bareskrim oleh ABKP Iqbal beserta 6 orang personelnya bersenjata lengkap," kata Erlangga, Sabtu (24/2/2018) seperti dikutip Serambinews.com dari Kompas.com.

(Baca: Kapal Asing Angkut 3 Ton Sabu Ditangkap, 27 ABK Asal Indonesia, Cina dan Korea Ikut Diamankan)

(Baca: Giliran Artis Rizal Djibran Ditangkap Polisi Terkait Narkoba, Polisi Sita Sabu Seberat 0,66 Gram)

(Baca: Narkoba Jenis Dumolid, Sabu, dan Ganja Favorit Para Pesohor, Ini Alasannya)

Keempat tersangka menjalani pemeriksaan di Unit II dan III Ditreskrimum Polda Kepri, dan keempatnya sudah resmi ditetapkan tersangka setelah menjalani pemeriksaan 1x24 jam di Mapolda Kepri sesaat setelah ditangkap, Selasa (20/2/2018) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku saat ini Indonesia sedang dilanda banjir kiriman narkoba, jika tidak cepat dihadapi dengan kekompakan antar intansi terkait, tidak menutup kemungkinan akan banyak generasi yang sengsara dari banjirnya peredaran narkoba ini.

Halaman
12
Editor: Safriadi Syahbuddin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved