Jarang ada Program Kreatif dan Inovatif

PADA kesempatan yang sama, Anwar Ramli mengatakan isu kemiskinan dan pengangguran dalam buku KUA dan PPAS 2018 itu

Jarang ada Program  Kreatif dan Inovatif
TIM Kementerian Ketenagakerjaan RI meninjau Balai Latihan Kerja (BLK) di Gampong Paya Keuneukai, Sabang, Kamis (18/1). 

PADA kesempatan yang sama, Anwar Ramli mengatakan isu kemiskinan dan pengangguran dalam buku KUA dan PPAS 2018 itu, narasinya hampir sama dengan buku KUA dan PPAS tahun-tahun sebelumnya. Antara lain, kualitas dan kuantitas tenaga kerja lokal masih rendah, belum tersedia instruktur pada BLK-BLK yang memadai, sektor UKM belum berkembang, nilai tambah dari produki pertanian dan nelayan masih rendah, belum optimal peran lembagakeuangan mikro, penguatan badan usaha masyarakata gampong (BUMG) masih lemah, pengelolaan dana desa belum begitu baik dan lainnya.

Anwar menilai program dan kegiatan yang dilakukan SKPA teknis seperti Dinas Sosial, Disperindag, Dinas Koperasi dan UKM, Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Pertanian dan Perkebunan, Dinas Peternakan, Badan Ketahanan Pangan, Dinas Investasi, Dinas Pendidikan dan dari tahun ke tahun terkesan copy paste.

“Jarang ada program kreatif dan inovatif baru yang bisa menjawab masalah tersebut, padahal data dan faktanya sudah jelas,” jelas Anwar.

Semestinya, kata Anwar dengan pagu APBA yang setiap tahun mencapai Rp 14,7 triliun, jumlah penduduk miskin tak lagi 15 persen, melainkan turun di bawah 10 persen. Begitu juga pengangguran juga bisa turun dari 6,57 persen menjadi di bawah lima persen.

“Untuk itu Banggar Dewan akan meluruskan kembali arah pembangunan Aceh ke depan dan usulan program maupun kegiatannya yang bisa menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan petani dan nelayan. Tujuannya agar angka pengangguran dan kemiskinan bisa menurun secara siqnifikan,” ujar Ketua Komisi IV DPRA ini. (her)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved