Fatih Bilingual Gelar Pameran Sains

Fatih Bilingual School menggelar pameran sains bertema ‘Fun Science for Orphan’, di sekolah yang berada di Jalan Sultan

Fatih Bilingual Gelar Pameran Sains
AQIL, siswa Fatih Bilingual School Aceh, melakukan aksi human torch (obor manusia), yaitu membakar tangannya pada acara Fun Science for Orphan di sekolah tersebut, Sabtu (24/2). 

BANDA ACEH - Fatih Bilingual School menggelar pameran sains bertema ‘Fun Science for Orphan’, di sekolah yang berada di Jalan Sultan Malikul Saleh, Lamlagang, Banda Aceh, Sabtu (24/2). Kegiatan tersebut menampilkan 63 stan yang memuat berbagai percobaan sains siswa SD, SMP, dan SMA sekolah tersebut.

Kepala SMP Fatih Bilingual School, Nur Wijayanto ST, kepada Serambi, Sabtu (24/2) mengatakan, lewat kegiatan itu pihaknya menyantuni 400 anak yatim sekaligus memberikan pengalaman sains kepada mereka. “Selain mendapat santunan berupa perlengkapan sekolah, para anak yatim akan merasakan serunya bermain sains bersama siswa kami,” ujarnya.

Dikatakan, sebanyak 150 anak yatim diundang untuk mengikuti kegiatan tersebut. Sementara sisanya akan mendapat santunan dari Fatih Bilingual School seminggu kemudian. “Guru dan para siswa Fatih akan berkunjung ke panti, rumah, atau sekolah para yatim untuk menyerahkan bingkisan menarik ini,” jelas Wijayanto.

Dalam pameran sains kali ini, lanjutnya, Fatih menampilkan berbagai percobaan sains meliputi bidang fisika, kimia, biologi. Selain itu juga ada praktik matematika, bahasa Inggris, seni, dan bahasa Aceh yang disajikan dalam aksi seru. “Jadi di sini semua pelajaran bisa dibuat menyenangkan. Berbagai praktik sains ini hasil kolaborasi antara siswa dan gurunya,” tambahnya.

Nur Wijayanto berharap kegiatan tersebut dapat memotivasi para siswa untuk lebih peduli kepada anak yatim. Menurutnya, pendidikan tidak semata-mata mengajak anak-anak untuk berprestasi secara akademik, tetapi juga menciptakan karakter yang mulia. “Semoga anak-anak dapat terus memberikan hal positif kepada masyarakat,” kata dia.

Amatan Serambi, aneka praktik sains ditampilkan para siswa Fatih Bilingual School di antaranya, aksi membakar tangan, menyeimbangkan benda dengan serbuk garam, dan aksi menarik lainnya. Pada aksi membakar tangan, siswa mencelupkan telapak tangan ke dalam cairan sabun yang sudah disemprotkan gas, sebelum membakarnya. Hasilnya, kobaran api muncul beberapa detik dari tangan mereka, tanpa ada rasa sakit atau luka bakar.(fit)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help