SerambiIndonesia/

Lembah Brayeun yang Menyejukkan, Bikin Kamu Enggan Pulang

Hijaunya kawasan yang memeluk Lembah Brayeun menjadi alternatif wisata di pinggir Kota Banda Aceh.

Lembah Brayeun yang Menyejukkan, Bikin Kamu Enggan Pulang
SERAMBINEWS.COM/NURUL HAYATI
Melepas penat di Lembah Brayeun. 

Laporan  Nurul Hayati | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH- Tak selalu tentang pantai, destinasi wisata Kabupaten Aceh Besar juga menyuguhkan sisi lain panorama alam yang sayang untuk dilewatkan.

Selain tentu saja suasana yang bikin kamu enggan pulang.

Tersembunyi di balik bebukitan, Lembah Brayeun tak ubahnya ‘oase’ di musim kemarau.

Baca: Objek Wisata Alam Brayeung Dipadati Pengunjung


Hijaunya kawasan yang memeluk Lembah Brayeun menjadi alternatif wisata di pinggir Kota Banda Aceh.

Pilihan tepat untuk lari dari hiruk pikuk dan sejenak melepas penat usai sepekan beraktivitas.

Seperti pengalaman Tribun Travel saat menyambangi Lembah Brayeun, Leupung, Aceh Besar Minggu (26/2/2018).

“Suka aja tempat ini karena nggak jauh dari kota dan terutama suasananya yang sejuk,” komentar Aifil, wisatawan lokal.

Baca: Rayakan Ultah, Hobic Gowes Bareng ke Brayeun


Ia dan teman-temannya memilih berpiknik di tepi aliran Lembah Brayeun.

Merasakan sensasi lebih dekat dengan alam yang menenangkan jiwa dan menenteramkan pikiran.

Menuju lokasi

Lembah Brayeun berada di Kecamatan Leupung, Kabupaten Aceh Besar.

Jika berangkat dari Banda Aceh, memakan waktu sekitar 45 menit berkendara.

Melintasi Jalan Banda Aceh – Meulaboh.

Perjalanan terasa nyaman dan menyenangkan dengan kondisi jalan yang mulus teraspal.

Diapit panorama lautan biru di satu sisi jalan dan sisi lainnya bebukitan hijau.

Terus saja hingga melewati jembatan Lhoknga, sebuah pamplet menjadi penanda objek wisata ini.

Berbelok lah ke kiri dan seterusnya menyusuri jalan kecil sekitar 2 Km.

Pengunjung dikenakan biaya masuk Rp 3.000 per orang.

Baca: Wisata Brayeung Butuh Jembatang Gantung

Oleh pemerintah setempat, Lembah Brayeun yang sejatinya adalah waduk disulap jadi tempat wisata.

Jika ingin bersantai dengan perahu karet, pengelola waduk menyewakan boat dengan tarif Rp 20.000 per jam.

Kamu juga bisa menyewa pelampung seharga Rp 5.000 untuk pemakaian sepuasnya.

Untuk mengisi perut, terdapat penjual makanan ringan yang berada di lokasi wisata.

Ayo! kembalikan semangat dan usir penat dengan rekreasi. (*)

Penulis: Nurul Hayati
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help