Puluhan Korban Gempa Bumi Pidie Jaya Kembali Datangi BPBD, Ini Masalah yang Dituntut

Kedatangan warga yang mayoritas ibu rumah tangga adalah ingin mendapatkan kejelasan menyangkut dengan proses rehab rekon.

Puluhan Korban Gempa Bumi Pidie Jaya Kembali Datangi BPBD, Ini Masalah yang Dituntut
SERAMBINEWS.COM/ABDULLAH GANI
Puluhan korban gempa Pidie Jaya kembali mendatangi kantor BPBD setempat, Senin (26/2/2018). 

Laporan Abdullah Gani | Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Sekitar 50 korban gempa bumi Pidie Jaya dari Kecamatan Trienggadeng, Senin (26/2/2018) pagi mendatangi Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

Kedatangan warga yang mayoritas ibu rumah tangga adalah ingin mendapatkan kejelasan menyangkut dengan proses rehab rekon.

Dimana sebagian mereka yang sebelumnya tertera pada SK Bupati sebagai calon untuk mendapatkan bantuan, ternyata pasKa turunnya tim validasi data, namanya tak lagi tercantum.

Baca: Rumah Korban Gempa Pidie Jaya Mulai Dibangun, Rusak Berat Rp 85 Juta, Rusak Sedang Rp 20 Juta

Jika pada pendataan awal dan kemudian tercantum pada SK bupati, rumah rusak ringan, tapi kini masuk katagori rusak berat, itu lumayan.

Tapi sedihnya  ada warga dari yang sebelumnya memang benar  rumah roboh atau  katagori  rusak berat, ternyata sekarang ini masuk pada rusak ringan.  

Bahkan sedihnya lagi, warga yang jelas huniannya hancur dan rusak sedang tapi mereka masuk pada daftra tunggu.

Para korban, khawatir rumah yang masuk pada daftar tunggu, itu kecil kemungkinan untuk mendapat bantuan.

Kedatangan warga Trienggadeng dan beberapa kecamatan lainnya kemudian diterima Ketua  Pelaksana (Satlak) BPBD Pijay, H M Nasir SPd.

Halaman
123
Penulis: Abdullah Gani
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help