Tafakur

Memilih Pejabat

Hai Abu Dzar, sesungguhnya kamu lemah, sedangkan jabatan itu sebagai amanah. Sesungguhnya pada hari kiamat

Memilih Pejabat

Oleh: Jarjani Usman

“Hai Abu Dzar, sesungguhnya kamu lemah, sedangkan jabatan itu sebagai amanah. Sesungguhnya pada hari kiamat akan menjadi kebinasaan dan penyesalan, kecuali orang yang mengambilnya dengan benar dan menunaikannya dengan baik” (HR. Muslim).

Banyak terjadi di sejumlah negeri, pejabat yang mengaku kuat, tapi sesungguhnya lemah. Karena merasa kuat, ada yang berjanji akan bekerja sungguh-sungguh karena Allah, akan pro rakyat, akan membangun negeri secara adil dan memimpin rakyat untuk meraih kemakmuran bersama. Namun dalam kenyataannya masih egois karena cenderung bekerja untuk memenuhi keinginan diri sendiri; belum mampu bekerja untuk melayani rakyat, tetapi malah minta dilayani.

Akibatnya, yang memperoleh kemakmuran adalah pejabat dan orang-orang dalam lingkarannya. Orang-orang yang ditempatkan dalam posisi-posisi penting tak terlepas dari anggota keluarganya dan orang-orang dekatnya, bukan berdasarkan kemampuan dan pengalaman. Akibatnya, kemiskinan merajalela. Walaupun anggaran banyak dan dihabiskan tiap tahun, tidak bisa membantu memberikan kemakmuran untuk rakyat.

Hal itu tentunya ada kaitannya dengan ketidakmauan menjalankan ajaran Islam, terutama dalam memilih pejabat. Padahal Rasulullah SAW pernah memberi contoh dalam menyeleksi calon pejabat atau pemimpin di masanya. Pernah seorang sahabatnya sendiri mengajukan diri untuk menjadi pemimpin, tetapi Rasulullah SAW menolaknya. Hal itu tentunya tak terlepas dari amatannya bahwa sahabatnya itu termasuk orang yang lemah dalam memimpin

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help