Aceh United Ungguli PSPS

Aceh United Football Club (AUFC) meraih poin penuh dalam partai pembuka turnamen Pramusim ‘Cawan Aceh 2018.’

Aceh United Ungguli PSPS
PEMAIN Aceh United FC, Syakir Sulaiman (kanan), melewati pemain PSPS Riau dalam pertandingan perdana Turnamen Pra-musim Cawan Aceh 2018, di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh, Rabu (28/2) malam. 

BANDA ACEH - Aceh United Football Club (AUFC) meraih poin penuh dalam partai pembuka turnamen Pramusim ‘Cawan Aceh 2018.’ Bermain di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh, tadi malam, anak asuh Simon Pablo Elissetche, ini berhasil unggul 2-1 atas PSPS Riau. Kemenangan ini menjadi modal bagus bagi Laskar Iskandar Muda--julukan AUFC--menghadapi pertandingan kedua menghadapi Semen Padang, Jumat (2/3) malam besok.

Di babak pertama, tuan rumah menurunkan Muhammad Irfan, Ikhwani Hasanuddin, Syahrizal, Septia Hadi, Zikri Akbar, Fery Komul, Revaldi Andiaz, Hendra Sandi Gunawan, Yongki Aribowo, Zoelfadli, Osas Saha. Sementara PSPS mengusung Ismail Hanafi, Syaiful Ramadhan, Andika Kurniawan, Aliyah Alfuad, Ponda Dwi Saputra, M Yoga Pratama, Fadau, Firman Septian, Redo Rinaldi, Riki Dwi Saputro, Abdul Rahman Abanda.

Di menit-menit awal, pemain kedua tim terlihat berhati-hati dalam menusuk ke pertahanan lawan. Akibatnya, tarung yang disaksikan seribuan penonton itu berjalan dalam tempo sedang. Kendati masing-masing kubu memperoleh beberapa peluang, namun tak ada serangan yang berhasil dikonversi menjadi gol.

Situasi berubah saat laga memasuki menit 35. Pasalnya, Askar Bertuah--julukan PSPS--yang diarsiteki Sipendri berhasil unggul 1-0 setelah tendangan Abdul Rahman Abanda tak mampu diantisipasi kiper Aceh United, Muhammad Irfan. Setelah gol itu, punggawa tuan rumah langsung bangkit untuk menyamakan kedudukan.

Menjelang babak pertama usai, Aceh United memperoleh peluang melalui Fery Komul. Tapi, tendangannya masih melenceng tipis dari gawang PSPS yang dikawal Ismail Hanafi. Akibatnya, gol penyama yang dinanti pemain tuan rumah tak kunjung tercipta. Sehingga, skor 1-0 untuk PSPS bertahan sampai turun minum.

Memasuki babak kedua, pelatih Aceh United asal Chile melakukan pergantian beberapa pemain. Di antaranya, Syakir Sulaiman masuk menggantikan Revaldi Diaz, Cristian Alenjandro Gonzales menggantikan Yongki Aribowo, dan Assanur Rizal menggantikan Hendra Sandi Gunawan. Strategi itu ternyata membuahkan hasil.

Buktinya, serangan Laskar Iskandar Muda menjadi lebih hidup. Operan umpan-umpan matang dari Syakir Sulaiman ke barisan depan membuat sejumlah peluang tercipta. Puncaknya, saat pemain Aceh United asal Nigeria yang kini sedang dalam proses naturalisasi, Osas Saha, mampu menaklukkan penjaga gawang PSPS pada menit 62 dan mengubah kedudukan menjadi 1-1.

Setelah gol itu, pemain tuan rumah makin bersemangat. Sebaliknya, anak-anak Riau juga tak tinggal diam untuk mengejar ketinggalan. Mereka berkali-kali menusuk ke pertahanan Aceh United, namun tetap belum mampu menambah gol. Malah, pada empat menit menjelang laga bubar, petaka menimpa kubu Askar Bertuah. Pasalnya, pemain bawah mereka melakukan pelanggaran terhadap Osas Saha di kotak terlarang.

Wasit Faulur Rosi yang melihat kejadian itu langsung menunjuk titik putih. Kendati sempat mendapat protes kecil dari pemain PSPS, namun pengadil tetap pada keputusannya. Fery Komul yang maju sebagai eksekutor berhasil melaksanakan tugas dengan baik. Skor 2-1 untuk Aceh United tak berubah sampai peluit panjang berbunyi.

Sebelum duel Aceh United vs PSPS, turnamen pramusim berhadiah total Rp 60 juta itu dibuka Gubernur Aceh yang diwakili Sekda, Drs Dermawan MM, dengan melakukan tendangan pertama.(jal)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help