Buku ‘Jejak Setapak di Tanah Rencong’ Diluncurkan di Jakarta

Penulis dan peneliti, Siti Rahmah, meluncurkan buku terbarunya ‘Jejak Setapak di Tanah Rencong’ dalam satu acara

Buku ‘Jejak Setapak di Tanah Rencong’ Diluncurkan di Jakarta
SITI Rahmah memberikan buku terbarunya, Jejak Setapak di Tanah Rencong kepada seorang warga Aceh di Jakarta.

BANDA ACEH - Penulis dan peneliti, Siti Rahmah, meluncurkan buku terbarunya ‘Jejak Setapak di Tanah Rencong’ dalam satu acara yang digelar bersama komunitas The Atjeh Connection-Sarinah, di Jakarta, Rabu (28/2).

Berdasarkan rilis yang diterima Serambi, buku setebal 273 halaman yang diluncurkan kemarin, berisikan tentang kumpulan tulisan yang pernah dipublikasi di media massa cetak maupun online. Namun ada pula beberapa tulisan yang ditulis belakangan dan belum pernah dipublikasikan.

Dalam lembaran kisah yang terangkum, terekam perjalanan Siti Rahmah bertemu dengan para mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM), para tokoh GAM, pejabat Tentara Nasional Indonesia (TNI), tokoh Aceh di Jakarta hingga masyarakat setelah perjanjian perdamaian di Aceh.

Namun, isi buku ini tidak melulu membicarakan tentang konflik dan proses perdamaian itu sendiri, masih ada kisah-kisah manis, pencapaian, dan prestasi anak-anak Aceh di kancah nasional dan internasional yang dirangkum menjadi penyeimbang dalam buku ini.

Buku yang sudah melewati proses panjang itu, diterbitkan oleh Maslamah Media Mandiri. “Kehadiran buku ‘Jejak Setapak di Tanah Rencong’ yang ditulis Siti Rahmah ini telah menambah kaya dunia literasi Indonesia, sekaligus menjadi bahan bacaan bermutu bagi penikmat sejarah Aceh dan Indonesia,” Aida Maslamah Ahmad, CEO Maslamah Publishing.

“Ada kebanggaan dari kami, karena telah menerbitkan buku berkualitas dan bernas. Karena generasi kita sangat perlu disuguhi bacaan-bacaan yang mendidik dan menyenangkan untuk dibaca, ‘Jejak Setapak di Tanah Rencong’ salah satu pilihannya,” tambah Aida Maslamah.

Buku ini diberi kata pengantar oleh Prof Yusny Saby PhD, Guru besar UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Buku ini juga diberikan endorsement oleh sejumlah akademisi dan praktisi, di antaranya Prof Eka Srimulyani (Guru besar UIN Ar-Raniry), Saifuddin Bantasyam (akademisi Unsyiah), dan Murizal Hamzah (Jurnalis di Jakarta).

Acara peluncuran buku ini kemarin antara lain dihadiri Letjen TNI (Purn) Bambang Darmono, mantan Gubernur Aceh Abdullah Puteh, tokoh Aceh di Jakarta Said Azis, dan Irine Hiraswari Gayatri MA, peneliti masalah konflik dari LIPI, serta komunitas The Atjeh Connection-Sarinah, Jakarta.(rel/ask)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help