Hadiri Lokakarya Akreditasi Puskesmas, Ini Pesan Haji Uma ke Petugas Medis, Muspika, dan Masyarakat

Unsur kecamatan dan gampong serta masyarakat berperan mengawasi dan mendukung segala bentuk aktivitas layanan agar berjalan lancar dan maksimal.

Hadiri Lokakarya Akreditasi Puskesmas, Ini Pesan Haji Uma ke Petugas Medis, Muspika, dan Masyarakat
IST
Anggota DPD RI asal Aceh, H Sudirman alias Haji Uma, Rabu (28/2/2018), menghadiri lokakarya lintas sektor dalam rangka akreditasi Puskesmas Blang Mangat dan Puskesmas Blang Cut, Kota Lhokseumawe. 

Laporan Jafaruddin I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Anggota DPD RI asal Aceh, H Sudirman alias Haji Uma, Rabu (28/2/2018), menghadiri lokakarya lintas sektor dalam rangka akreditasi Puskesmas Blang Mangat dan Puskesmas Blang Cut, Kota Lhokseumawe.

Kegiatan yang digelar di Aula Kantor Camat Blang Mangat itu diikuti tenaga kesehatan dari kedua puskesmas dan stakeholder desa dan kecamatan. Juga dihadiri Camat Blang Mangat, Kapolsek, serta Danramil.

Sementara Haji Uma dalam sambutannya berharap semua pihak di tingkat kecamatan dan gampong saling bersinergi dan bekerja sama mendukung upaya mewujudkan layanan kesehatan terbaik bagi masyarakat.

"Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan mengamanatkan setiap orang ikut berkewajiban mewujudkan dan mempertahankan derajat kesehatan masyarakat yang setingginya,” ungkap Haji Uma.

Sesuai dengan amanat undang-undang tersebut, maka tanggung jawab mewujudkan derajat kesehatan masyarakat tidak semata hanya oleh pemerintah melalui puskesmas, tapi oleh semua pihak.

Puskesmas bersama struktur institusinya hingga ke tingkat gampong adalah ujung tombak layanan. Karena itu petugas harus mampu memastikan layanan kesehatan bagi masyarakat terlaksana sesuai standar.

Unsur kecamatan dan gampong serta masyarakat berperan mengawasi dan mendukung segala bentuk aktivitas layanan agar berjalan lancar dan maksimal.

Terkadang, masyarakat mengeluh tenaga kesehatan yang ditempatkan di puskesmas pembantu atau polindes tidak maksimal karena tenaga kesehatan yang ditugaskan tidak tinggal di desa.

(Baca: GeRAK: Layanan Kesehatan Masih Rendah)

(Baca: Kasihan! Pasien Dalam Kondisi Koma Dipaksa Pulang, Begini Tanggapan Pihak RSU Zainal Abidin)

(Baca: Wanita Bersuami Ditangkap Bersama Pemuda di Kecamatan Krueng Sabee Aceh Jaya)

Sementara pustu ataupun polindes ditempatkan di pinggir gampong atau hutan, hal ini tentu menjadi kendala karena petugas kesehatan tidak dapat tinggal dengan rasa aman dan nyaman.

"Bahkan kadang ada pustu dan polindes yang letaknya berada di samping kuburan gampong, wajar petugas kesehatan tidak mau tinggal dan menempati tempat yang disediakan oleh gampong,” kata Haji Uma yang disambut gelak tawa seluruh peserta yang hadir.

Di akhir sambutannya, Wakil Ketua Panitia Urusan Rumah Tangga (PURT) DPD RI asal Aceh ini kembali meminta agar terbangunnya sinergi lintas sektor dan seluruh elemen masyarakat untuk saling bekerja sama mendukung layanan berkualitas agar terwujudnya derajat kesehatan yang tinggi di masyarakat.(*)

Penulis: Jafaruddin
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved