Opini

Meningkatkan Daya Saing Bank Syariah

TAHUN 2018 ini bank syariah di Indonesia genap berumur 26 tahun sejak bank syariah pertama kali diperkenalkan

Meningkatkan Daya Saing Bank Syariah
HUMAS SETDA ACEH
Gubernur Aceh Irwandi Yusuf didampingi Penasihat Khusus Pemerintah Aceh Bidang Ekonomi dan Perbankan, Adnan Ganto, Asisten 3 Saidan Nafi, Kepala Badan Kepegawaian Aceh, Kamaruddin Andalah dan Kepala Biro Humas dan Protokol, Mulyadi Nurdin, saat menerima delegasi guru honorer, di ruang kerjanya, Rabu (28/2/2018). 

Oleh Adnan Ganto

TAHUN 2018 ini bank syariah di Indonesia genap berumur 26 tahun sejak bank syariah pertama kali diperkenalkan pada tahun 1992, yaitu Bank Muamalat. Bank ini diinisiasi oleh Mejelis Ulama Indonesoa (MUI) bersama Pemerintah Republik Indonesia.

Saat ini, setelah 26 tahun beroperasi, bank syariah bertambah banyak di pasar keuangan. Jumlah bank syariah saat ini tercatat 196 unit, terdiri atas 13 bank umum syariah (BUS), 23 unit usaha syariah (UUS), dan 160 Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS).

Lahirnya bank syariah telah mendorong sektor industri keuangan syariah lainnya seperti lembaga akademik, rumah sakit, dan komunitas masyarakat yang peduli dengan perkembangan industri keuangan syariah.

Dukungan pemerintah pun makin terlihat nyata mengokohkan eksistensi perbankan syariah, terutama dengan telah diterbitkannya Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah.

Tak hanya itu, pada 2015 pemerintah juga telah mendirikan Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) yang langsung dipimpin oleh Presiden Joko Widodo. Ini menunjukkan pemihakan yang jelas pemerintah terhadap bank syariah. KNKS ini diharapkan menjadi pilar penting tumbuhnya industri keuangan syariah pada masa mendatang.

Era kebangkitan
Kinerja perbankan syariah mulai memasuki tahap kebangkitan setelah mengalami masa perlambatan beberapa tahun sebelumnya. Data dari Otroritas Jasa Keuangan (0JK) menunjukkan bahwa pertumbuhan aset perbankan syariah pada akhir 2017 terjadi kenaikan sebesar 24,4% menjadi Rp 379,7 triliun dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2016.

Dalam konteks keacehan, pada 3 Oktober 2017, Pemerintah Aceh genap satu tahun memiliki Bank Aceh Syariah (BAS), setelah mengalami debat yang berkepanjangan antarpemegang saham (Gubernur Aceh dan 23 bupati/wali kota) dengan tokoh Aceh lainnya.

Bank Aceh Syariah adalah hasil konversi Bank Pembangunan Daerah (BPD) secara utuh dari bank konvensioanl menjadi Bank Aceh Syariah yang diresmikan oleh OJK dan Bank Indonesia pada 3 Oktober 2016 di Banda Aceh.

Dengan demikian, saat ini Aceh adalah satu-satunya provinsi di Indonesia yang mengonversikan BPD menjadi bank syariah. Ini penting bagi masyarakat Aceh, tetapi juga menjadi sejarah baru bagi perbankan nasional dan menjadi contoh sebagai rule model pertumbuhan perbankan syariah di Indonesia.

Halaman
12
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help