PON Menambah Sarana Olahraga Aceh

PROVINSI Aceh membutuhkan event penyelanggaraan PON, untuk bangkit dalam dunia olahraga di negeri

PON Menambah Sarana Olahraga Aceh

PROVINSI Aceh membutuhkan event penyelanggaraan PON, untuk bangkit dalam dunia olahraga di negeri ini. Selain itu juga tentunya untuk membenahi sarana dan prasarana olahraga di Aceh menjadi lebih baik. “Karena penyelenggaraan PON juga akan berlangsung di daerah-daerah lain di Aceh. Disamping itu juga dengan adanya PON, denyut ekonomi Aceh akan lebih terpacu,” ujar Musri Idris, Sekretaris Umum Tim Biding PON Aceh.

Pelaksanaan PON, kata Musri, menjadi lokomotif pembangunan bagi sebuah daerah. Kawasan yang telah menyelenggarakan PON, umumnya akan berkembang dan maju pesat. Apalagi Aceh yang mau melaksanakan peraturan UU No. 11 2006 tentang Pemerintah Aceh. Dimana terbuka peluang bagi Pemerintah Aceh untuk dapat menyelenggarakan dan mengikuti even internasional sekalipun.

“Aturan ini memberi peluang untuk perkembangan olahraga Aceh. Disamping Aceh bisa langsung ke luar negeri mengikuti even internasional, Aceh nantinya bisa menjadi tuan rumah event internasional, tentu saja dengan tersedianya sarana dan prasarana olahraga yang memadai,” ujarnya.

Keberadaan sarana dan prasarana olahraga ini, kata Musri, juga dapat digunakan untuk menyelanggarakan even-even skala nasional di Aceh.

Untuk mempersiapkan sarana dan prasarana, maka PON merupakan titik awal pembangunan dan awal kebangkitan olahraga Aceh. “Ini juga salah satu sektor untuk memajukan pembangunan Aceh di masa yang akan datang,” ujarnya.

Musri mencontohkan Jakabaring di Palembang, Sumatera Selatan, berbagai venue baru di Riau dan Jawa Barat setelah melaksanakan PON. Daerah-daerah yang tidak maju menjadi provinsi yang maju setelah menggelar PON. Pemerintah Aceh di bawah Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dan Wagub Nova Iriansyah juga dapat mewujudkan program Aceh Teuga, seiring membaiknya sarana dan prasarana olahraga di Aceh.

Pelaksanaan PON, kata Musri, juga berdampak bukan hanya saranan olahraga, tapi juga dari segi perekonomian. Ribuan orang dari kontingen seluruh Indonesia akan hadir di Aceh. Hotel-hotel sebagai tempat penginapan akan penuh selama PON. Ribuan orang ini akan berbelanja selama even PON, hingga membangkitkan prekonomian rakyat. Warung-warung kopi bakal ramai oleh peserta kontingen dari berbagai provinsi. Kemudian saat pulang juga membawa oleh-oleh berupa makanan, souvenir dan lain-lain.(**)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved