Tolak UU MD3, Mahasiswa Demo DPRK

Belasan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Lhokseumawe dan Aceh Utara

Tolak UU MD3, Mahasiswa Demo DPRK
MASSA Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Lhokseumawe dan Aceh Utara berdemo ke gedung DPRK Aceh Utara, Rabu (28/2). 

LHOKSEUMAWE - Belasan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Lhokseumawe dan Aceh Utara pada Rabu (28/2), berdemo ke gedung DPRK Aceh Utara. Aksi ini digelar dalam rangka menolak revisi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2017 tentang MPR, DPR, DPRD dan DPD (MD3) yang telah disahkan DPR RI beberapa waktu lalu.

Para pendemo berkumpul di halaman Masjid Agung Islamic Center sekitar pukul 11.00 WIB. Mengusung sejumlah poster dan juga bendera organisasi, mereka pun bergerak menuju ke gedung DPRK Aceh Utara. Di sana, mereka berorasi secara bergantian.

Ada pun isi tuntutan para pendemo antara lain, menolak pasal-pasal yang bertentangan dengan nilai-nilai demokrasi dalam revisi UU MD3. Meminta Presiden Indonesia untuk tidak menyetujui atau tidak meneken revisi Undang-undang MD3. Serta meminta Presiden mengeluarkan Perpu sebagai pengganti UU MD3. “Kami PC PMII Lhokseumawe dan Aceh Utara siap membela warga negara yang akan menjadi korban kriminalisasi dari revisi UU MD3,” ujar Koordinator Lapangan, Zarnuji.

Tidak lama setelah berorasi, anggota DPRK Aceh Utara, Anzir SH menemui pendemo. Di hadapan mahasiswa, Anzir berjanji kalau tuntutan mahasiswa itu akan dimusyawarahkan di kalangan dewan. Selanjutnya, mahasiswa pun membubarkan diri.(bah)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help