Home »

Sport

Partai Penentuan Juara

Aceh United Football Club (AUFC) akan bentrok dengan Semen Padang pada partai pamungkas turnamen pramusim

Partai Penentuan Juara
PEMAIN Aceh United FC, Syakir Sulaiman (kanan), melewati pemain PSPS Riau dalam pertandingan perdana Turnamen Pra-musim Cawan Aceh 2018, di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh, Rabu (28/2) malam. 

* Aceh United vs Semen Padang

BANDA ACEH - Aceh United Football Club (AUFC) akan bentrok dengan Semen Padang pada partai pamungkas turnamen pramusim berlabel ‘Cawan Aceh 2018’ di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh, malam nanti. Duel sesama tim Liga 2 ini dipastikan berlangsung ‘panas.’ Pasalnya, pertandingan yang akan dimulai sekitar pukul 20.15 WIB ini menjadi penentu siapa yang menjadi juara turnamen berhadiah total Rp 60 juta tersebut.

Bagi Laskar Iskandar Muda--julukan AUFC--yang kini mengantongi nilai tiga berkat kemenangan 2-1 atas PSPS Riau pada laga Rabu (28/2) malam, hasil imbang sudah cukup mengantarkan mereka sebagai juara. Sementara Kabau Sirah--julukan Semen Padang, jika ingin tampil sebagai kampiun, maka mereka harus menang dari tuan rumah dengan agregat gol minimal 3-1. Sebab, dalam pertama mereka sore kemarin, Semen Padang takluk 1-2 dari PSPS Riau.

Kendati peluang untuk menjadi juara relatif kecil dibanding AUFC, namun Pelatih Kepala Semen Padang, Syafrianto Rusli tetap optimis menatap laga tersebut. “Peluang kita untuk juara di Cawan Aceh masih terbuka. Anak-anak sudah bertekad untuk main habis-habisan. Jadi, mudah-mudahan kita bisa juara di Cawan Aceh ini,” ungkap Syafrianto menjawab Serambi, via telepon selulernya, tadi malam.

Menyangkut kekuatan Aceh United, pelatih pengganti Nil Maizar ini menilai, tuan rumah merupakan tim bagus. Apalagi, menurutnya, Aceh United diperkuat tiga pemain asing yang kini sedang dalam proses naturalisasi. “Walau demikian, jika anak-anak main dengan cara dia, Insya Allah kami akan raih hasil maksimal di laga nanati,” timpalnya optimis.

Ditanya apa ada strategi khusus yang akan diterapkannya untuk meredam skuad Aceh United khususnya tiga pemain asing, Syafrianto mengatakan, kuncinya adalah disiplin, kerja keras, serta harus main cepat dan press.

Sementara Pelatih Aceh United, Simon Pablo Elissetche, mengatakan, tadi sore (kemarin sore) pemain dan staf pelatih AUFC menonton pertandingan PSPS versus Semen Padang di Stadion Harapan Bangsa. “Pemain kami masih recovery untuk pertandingan besok (malam ini-red), ada terapi es, dan istirahat. Besok siang ada technical meeting untuk mengatur strategi dan formasi menghadapi Semen Padang,” ungkap pelatih asal Chile ini.

Menurutnya, salah seorang striker AUFC yaitu Yongki Aribowo tak bisa dimainkan melawan Semen Padang karena mata kanannya bengkak (akibat bertabrakan kepala dengan pemain PSPS kemarin). Demikian juga Syakir Sulaiman masih belum fit 100 persen setelah sembuh dari pemulihan cedera otot. “Jadi kemungkinan dia (Syakir) baru akan tampil di babak kedua seperti saat pertandingan lawan PSPS. Sedangkan yang lain semua sehat dan fit untuk main besok,” jelas Simon menjawab Serambi, tadi malam.

Ditanya apakah tak maksimalnya beberapa pemain itu akan berpengaruh pada tim AUFC secara keseluruhan, Simon mengatakan, pihaknya berharap pemain yang masuk memberi yang terbaik bagi tim. “Kami punya pemain berkualitas dan ada pelapis bagus,” ujar Simon.

Meski ingin mau juara, lanjutnya, tapi turnamen pramusim itu adalah kesempatan untuk evaluasi performa tim dan persiapan lanjutan untuk Liga nanti. “Target kami lolos ke Liga 1 musim depan dan kami tidak keluar dari fokus untuk target tersebut. Karena itu, kami masih simpan pemain yang belum fit seperti Arianto. Kami tak mau ambil risiko untuk Liga nanti,” tegas Simon.

Mengenai kekuatan Semen Padang, Simon mengatakan, Semen Padang saat ini dalam proses yang sama dengan PSPS dan Aceh United yaitu masih mencari komposisi pemain dan performa kolektif yang terbaik. “Materi pemain mereka sangat bagus. Tadi (kemarin-red) mereka mendominasi permainan lawan PSPS, tapi striker PSPS sangat efektif memanfaatkan peluang dan pertahanan PSPS juga sangat rapi. Saya pikir besok pertandingan akan sangat ketat sama seperti dua pertandingan pertama di Cawan Aceh,” pungkas Simon Pablo Elissetche.(jal)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help