Jaksa Masih Usut Proyek Jalan Kaway

Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Barat hingga kini masih mengusut proyek jalan provinsi di Kaway XVI Aceh Barat

Jaksa Masih Usut  Proyek Jalan Kaway
Proyek jalan provinsi yang didanai APBA/Otsus 2017 sebesar Rp 4 miliar di Kecamatan Kaway XVI, Aceh Barat yang baru rampung dikerjakan kembali rusak, Jumat (2/3). Proyek jalan yang diduga dikerjakan asal jadi tersebut kini dalam proses pengusutan Kejaksaan Negeri Meulaboh.foto/Ist 

MEULABOH - Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Barat hingga kini masih mengusut proyek jalan provinsi di Kaway XVI Aceh Barat. Proyek yang rampung dikerjakan pada tahun 2017 dengan dana Rp 4 miliar dari APBA/Otsus itu, kini kembali rusak parah karena diduga dikerjakan dengan kualitas rendah.

Hal itu diungkapkan Kajari Aceh Barat, Ahmad Sahruddin MH kepada Serambi, Jumat (2/3). Dikatakan, pihaknya sudah meminta klarifikasi dari rekanan terhadap proyek yang tengah bermasalah itu. “Mereka mengaku jalan ini masih dalam tahap pemeliharaan,” ujarnya.

Meskipun demikian, lanjut Ahmad, jaksa akan terus memantau proyek itu hingga batas waktu pemeliharan. Apabila tidak diperbaiki hingga tuntas atau dibiarkan, maka pihak yang terlibat akan diproses sesuai aturan berlaku. “Saat ini kami masih awasi. Proyek tersebut juga dalam pengawasan tim Kejati Aceh,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, GeRAK Aceh Barat melaporkan kasus proyek jalan provinsi tersebut ke Polres Aceh Barat pada akhir Januari 2018. Pasalnya, proyek yang menelan dana hingga Rp 4 miliar itu kondisi jalannya rusak parah, yang diduga dikerjakan dengan kualitas rendah.

GeRAK meminta kasus proyek itu diproses hukum, mengingat kerusakan jalan itu akan sangat berdampak bagi masyarakat dan merugikan negara. “Kami minta agar segera diproses hukum,” kata Koordinator GeRAK Aceh Barat Edy Syahputra. Polisi sebelumnya akan mengusut kasus itu, namun sudah diusut oleh Kejari Aceh Barat. 

Rusak Parah
Anggota DPRK Aceh Barat, Nasri, kemarin mengatakan, kerusakan jalan di Kaway XVI itu semakin parah. Dia menerima banyak keluhan warga yang meminta lintas Meulaboh-Geumpang itu segera diperbaiki. Meskipun selesai dibangun tahun 2017, kondisi jalan itu menurutnya sudah 90 persen rusak. “Sudah sangat parah kerusakannya,” ujar Nasri saat meninjau jalan itu kemarin.(riz)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved