Tafakur

Pemimpin Beriman

Semua orang mengklaim diri beriman, tetapi dalam kenyataannya cenderung mengutamakan diri sendiri dan mengabaikan orang orang di sekitarnya

Pemimpin Beriman
Tafakur

Oleh: Jarjani Usman

Sesungguhnya orang orang yang beriman adalah orang orang yang beriman kepada Allah dan RasulNya, kemudian mereka tidak ragu ragu dan mereka berjihad dengan harta dan jiwa mereka pada Allah, mereka itulah orang orang yang benar (QS. Al Hujurat: 15).

Semua orang mengklaim diri beriman, tetapi dalam kenyataannya cenderung mengutamakan diri sendiri dan mengabaikan orang orang di sekitarnya. Kekuasaan dan kekayaan bukan dipakai untuk berjihad memperjuangkan kebenaran dan membantu orang orang yang sedang menderita, tetapi dijadikan sebagai alat untuk melakukan kezaliman, membangga banggakan diri, dan bersikap sombong.

Akibat lebih lanjut, perilaku itu memperburuk citra agama Islam. Perilaku hidup sebahagian dari kita yang tidak Islami, seperti tidak menjunjung keadilan, telah mencoreng Islam. Orang lain pun menyimpulkan bahwa ajaran Islam tidak menjadikan masyarakat hidup adil dan makmur.

Padahal bila dilaksanakan secara benar seperti yang pernah dicontohkan pada masa Rasulullah SAW dan para pemimpin Islam yang beriman pada masa masa selanjutnya, ajaran Islam semakin disukai dan diterima, termasuk oleh orang orang non Muslim. Apalagi orang orang yang miskin diperhatikan, bukan dijadikan sebagai data untuk memperoleh bantuan, yang selanjutnya diselewengkan. Harta negara dalam pemerintahan yang dipimpin oleh orang orang beriman benar benar diperuntukkan untuk kepentingan rakyat dan penyelenggaraan negara. Hukum dilaksanakan secara adil, tanpa ragu.

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help