Sebarkan Berita Hoax Terkait Rencana Pembunuhan Ulama di Facebook, Pelajar Ini Terancam Dipenjara

Atas perbuatannya, tersangka diancam hukuman penjara enam tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar.

Sebarkan Berita Hoax Terkait Rencana Pembunuhan Ulama di Facebook, Pelajar Ini Terancam Dipenjara
Kepala Polres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo (kiri) saat konferesnsi pers, Sabtu (3/3/2018).(KOMPAS.com/BUDIYANTO) 

SERAMBINEWS.COM, SUKABUMI - Seorang pelajar berinisial MPA (18) ditetapkan sebagai tersangka penyebar informasi elektronik bermuatan ujaran kebencian ( hate speech) oleh Polres Sukabumi Kota, Jawa Barat.

Perbuatan tersangka hingga dijerat hukum karena membagikan kembali unggahan di akun Facebook "Dhegar Staiger" ke grup Sukabumi Facebook (SF) yang anggotanya mencapai 250.000 orang.

Atas perbuatannya, tersangka diancam hukuman penjara enam tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar.

Baca: Ular Piton Mangsa Rusa Seberat 35 Kilogram dan Memuntahkannya Kembali

Baca: Bupati Raidin Pinim Minta Jalan Nasional Agara-Sumut Diperbaiki, LIRA: Kemana Dana Rp 2,8 Miliar?

Sedangkan untuk perkara Dhegar Staiger ditangani terpisah oleh Polda Jabar.

"Tersangka me-repost kalimat ujaran kebencian dan bohong di Facebook," ungkap Kepala Polres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo dalam konferensi pers di Mapolres Sukabumi Kota, Sabtu (3/3/2018).

Susatyo menuturkan, dalam salah satu tulisannya yang disebar di Facebook menyebutkan adanya rencana lebih kurang 10.000 orang akan membunuh ulama muslim.

"Ini kan informasi yang sesat dan menyesatkan atau hoaks," tuturnya.

Baca: Polisi Bekuk Kawanan Penculik, Terungkap Korban Diculik karena Hilangkan Uang Hasil Jual Sabu-sabu

Halaman
12
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help