KKR Aceh Temui Gubernur Lemhanas

Komisioner Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) Aceh, Jumat (2/3), menemui Gubernur Lembaga Ketahanan

KKR Aceh Temui Gubernur Lemhanas
ist
Ketua KKR Aceh, Afridal Darmi bersama anggota melakukan pertemuan dengan Gubernur Lemhanas, Letjen (Purn) Agus Widjojo di Kantor Lemhanas, Jakarta Pusat, Kamis (1/3/2018). 

SIGLI - Komisioner Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) Aceh, Jumat (2/3), menemui Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas), Letjen (Purn) Agus Widjojo, di kantor kediamannya, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

Ketua KKR Aceh, Afridal Darmi, kepada Serambi, Sabtu (3/3), mengatakan, rombongan dari KKR Aceh yang hadir dalam pertemuan tersebut masing-masing, Wakil Ketua Evi Narti Zein dan anggota Muhammad Daud Beureueh, serta turut didampingi dari pihak Kontras, Feri Kusuma.

“Kunjungan Komisioner ini (KKR Aceh) sebagai langkah forum silaturahmi dan audiensi saja,” sebutnya.

Dalam pertemuan ini dibicarakan beberapa poin, yaitu mendiskusikan tentang perdamaian Aceh dan kerja-kerja KKR Aceh sebagai salah satu lembaga negara di tingkat lokal Aceh yang sedang berupaya melakukan pengungkapan kebenaran dan rekonsiliasi.

Selain itu juga turut dipaparkan gambaran arah dan tujuan KKR Aceh sebagai bagian dari keberlanjutan perdamaian, pengungkapan kebenaran, reparasi dan rekonsiliasi berbasis adat dan budaya Aceh serta sejumlah tantangan, baik di Aceh maupun nasional.

“Pertemuan ini dalam rangka membangun pemahaman dan sinergi antara KKR Aceh dengan lembaga-lembaga Pemerintah untuk mencari solusi bersama menyembuhkan luka anak bangsa, memulihkan martabat dan memenuhi hak-hak konstitusional warga negara yang menjadi korban selama konflik Aceh yang berlangsung selama periode 1976 sampai 2005,” jelas Afridal Darmi.

Ditambahkan, dalam pertemuan itu Gubernur Lemhanas, Letjen (Purn) Agus Widjojo mengatakan sangat menghargai kedatangan KKR Aceh dan mendengarkan informasi-informasi yang disampaikan. Menurut Agus Widjojo, agenda seperti ini penting dan tindak lanjutnya akan disesuaikan dengan kebijakan pemerintah pusat.

Pertemuan dengan Gubernur Lemhannas, menurut Afridal Darmi, sangat penting mengingat salah satu tugas Gubernur Lemhannas adalah memberikan saran dan masukan, baik diminta atau tidak diminta, kepada Presiden RI, berkaitan dengan berbagai permasalahan nasional, regional, dan internasional.

“Tentunya dengan pertemuan ini bisa terjalin hubungan yang baik untuk mendukung kerja-kerja KKR Aceh oleh Pemerintah Pusat dan Aceh,” katanya.(c43)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help