Tafakur

Orientasi Hidup

Barangsiapa yang niatnya hanya untuk menggapai dunia, maka Allah akan menjadikannya tidak pernah merasa cukup

Orientasi Hidup

Oleh Jarjani Usman

“Barangsiapa yang niatnya hanya untuk menggapai dunia, maka Allah akan menjadikannya tidak pernah merasa cukup, akan mencerai-beraikan keinginannya. Dunia pun tidak dia peroleh kecuali yang telah ditetapkan baginya” (HR. Tirmidzi).

Tak sedikit orang heran tatkala mendapati seseorang yang sudah memperoleh gaji yang lumayan, namun masih melakukan kejahatan seperti menjual narkoba, mengambil yang bukan haknya, atau perbuatan tak terpuji lainnya. Padahal banyak orang lain dengan gaji yang sama masih bisa menikmati hidup dengan nyaman, tenteram, dan bahagia. Tentunya hal ini tak terlepas dari perasaan tidak cukup yang membuncah di hati.

Rasa selalu tidak pernah cukup itu itupun tak terlepas dari orientasi hidup seseorang. Sebagaimana diingatkan dalam suatu hadits, bila seseorang cenderung mementingkan dunia, maka akan selalu merasa tidak cukup dalam hatinya. Akibatnya, setiap hari terus berusaha untuk memperturutkan hawa nafsunya, walaupun terpaksa menghalalkan segala cara, merusak orang lain atau mengambil hak orang lain. Namun, itupun belum menimbulkan rasa cukup.

Karena itu, kita perlu mengubah orientasi hidup ini, yaitu lebih berorientasi kepada akhirat. Dengan cara demikian, akan merasa cukup dengan apa yang diperoleh dengan cara halal. Sebagaimana dikatakan Rasulullah SAW dalam suatu hadits, “Barangsiapa yang niatnya untuk menggapai akhirat, maka Allah akan memberikan kecukupan dalam hatinya, Dia akan menyatukan keinginannya yang tercerai berai, dunia pun akan dia peroleh dan tunduk hina padanya” (HR. Tirmidzi).

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help