USBN Diundur, Siswa SMA Protes Disdik Aceh

Belasan siswa sejumlah SMA di Banda Aceh, mengkritik kebijakan Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh, terkait pengunduran

USBN Diundur, Siswa SMA Protes Disdik Aceh
Kakankemenag Aceh Besar Drs H Salahuddin MPd (kiri), dan Juniazi MPd serta Wakil ketua MPD Aceh Besar, Dr H Mujiburrahman MA (kanan) meninjau pelaksanaan USBN PAI Berbasis Komputer di salah satu SMP di Aceh Besar, Senin (18/4). FOT0-IST 

* Kadisdik: Yang Tes Bisa Dipercepat

BANDA ACEH - Belasan siswa sejumlah SMA di Banda Aceh, mengkritik kebijakan Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh, terkait pengunduran pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) yang sebelumnya dijadwalkan 19-27 Maret 2018 diundur ke 19-25 April 2018.

Pengunduran pelaksanaan USBN itu dinilai merugikan siswa, karena sebagian besar siswa SMA tersebut sedang persiapan mengikuti seleksi pendidikan lanjutan di STPDN, Akmil, Akpol STAN, serta sejumlah lembaga pendidikan lain pada tanggal dan bulan yang sama.

Kekecewaan itu disampaikan para siswa SMA yang mendatangi Harian Serambi, Sabtu (3/3). Menurut mereka, Disdik Aceh harus mengkaji dan mempertimbangkan kembali kebijakan itu. “Sebelum kami ke Kantor Serambi, kami sudah temui guru-guru kami dan menceritakan hal ini. Para guru kami juga tidak dapat berbuat apa-apa, karena ini kebijakan dinas,” kata Risma, seorang siswi SMA di Banda Aceh.

Dikonfirmasi terpisah, Kadisdik Aceh, Drs Laisani MPd yang dihubungi tadi malam menjelaskan pengunduran tanggal pelaksanaan USBN itu bertujuan meningkatkan kemampuan siswa melalui ujian nasional yang dilaksanakan 2-5 April 2018 (untuk SMK) dan tanggal 9-12 April 2018 (untuk SMA/MA). “Setelah kami analisis, kalau USBN dilaksanakan 19-27 Maret 2018, maka sebagian energi anak-anak akan terkuras di awal, sehingga waktu itu kami menyepakati USBN dilaksanakan 19-25 April 2018 dengan tetap ada alternatifnya,” sebutnya.

Alternatif dimaksud Laisani, yakni tetap memberikan kemudahan bagi siswa yang akan mengikuti tes di lembaga pendidikan lain, untuk didahulukan dan percepat USBN-nya. “Waktu itu, saya juga bilang ke rekan-rekan, kalau nanti ada kendala akan kita analisis ulang. Khusus bagi siswa yang mengikuti tes lanjutan, solusinya bisa kita percepat dan dahulukan USBN-nya. Intinya besok (hari ini-red) kami juga akan duduk dan membicarakan kembali apa-apa saja yang perlu dibahas dan dipertimbangkan,” pungkas Laisani.(mir)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help