BkkbN Teken MoU dengan Kemenag dan Disdik Aceh

Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BkkbN) Aceh, melakukan kerja sama

BkkbN Teken MoU dengan Kemenag dan Disdik Aceh
KAKANWIL Kemenag Aceh, Daud Pakeh, Kadis Pendidikan Aceh,Laisani, dan Kepala Perwakikan BkkbN Aceh, Sahidal Kastri, disaksikan Sekda Aceh, Dermawan dan Deputi KS-PK BkkbN Pusat, M Yani, menandatangani naskah kerja sama di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh, Selasa (6/3) pagi. 

BANDA ACEH - Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BkkbN) Aceh, melakukan kerja sama dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Aceh dan Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh. Kerja sama itu antara lain dalam bidang pengembangan pendidikan berwawasan kependudukan, sekolah siaga kependudukan (SSK), keluarga berencana, dan pendidikan pranikah bagi calon pengantin.

Penandatangan memorandum of understanding (MoU) dilakukan Kakanwil Kemenag Aceh, Daud Pakeh, Kadis Pendidikan Aceh, Laisani, dan Kepala Perwakikan BkkbN Aceh, Sahidal Kastri, dalam rapat koordinasi daerah (rakorda) Program KKBPK Dalam Rangka Integrasi Kampung KB Bersama Mitra Kerja Tingkat Provinsi Aceh dan Kabupaten/Kota Tahun 2018, di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh, Selasa (6/5).

Rakorda yang dibuka Sekda Aceh, Dermawan, itu diikuti 126 peserta dari OPD KB 23 kab/kota, mitra kerja, SKPA, dan internal Perwakilan BkkbN Aceh. Turut hadir Deputi Keluarga Sejahtera dan Pembangunan Keluarga (KS-PK) BkkbN Pusat, Dr dr M Yani MKes PKK, Forkopimda, sejumlah Kadis, dan Kepala BPS.

Kadis Pendidikan Aceh, Laisani, mengatakan, sosialisasi dan sinkronisasi program kepada peserta didik sangat dibutuhkan. Karena itu, menurutnya, Disdik Aceh berharap dukungan semua pihak untuk mewujudkan program yang baik ini, serta penguatan substansi yang diinginkan.

Kakanwil Kemenag Aceh, Daud Pakeh menyampaikan, kerja sama dengan BkkbN sangat penting dalam rangka menyatukan persepsi dan sinergitas program terhadap pembinaan calon pengantin yang tahun ini jumlahnya mencapai sekitar 34 ribu orang. “Kerja sama ini juga dalam rangka sosialisasi tentang keluarga melalui pendidikan pranikah,” ujarnya.

Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, dalam pidatonya yang dibacakan Sekda Aceh, Dermawan, mengatakan, Program KKBPK merupakan program yang secara langsung dapat mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan program lain seperti penyediaan pelayanan, lapangan pekerjaan, pendidikan, dan kesehatan. Sekda berharap Rakorda BKKBN Aceh tersebut bisa membangun sinergi, menyatukan persepsi, dan menyamakan visi guna mendukung keberhasilan program KKBPK di Aceh. Sehingga diharapkan mampu menekan pertumbuhan penduduk Aceh ke angka yang ideal yaitu sekitar 1,2 persen per tahun.

Deputi Bidang KS-PK BkkbN, M Yani, yang membacakan kata sambutan Plt Kepala mengatakan, pada tahun ini BkkbN juga masih fokus pada program Kampung KB yang melibatkan banyak stakeholder di kampung-kampung yang sudah dipilih sesuai dengan kriteria. “Kalau tahun lalu kita sudah membentuk kampung KB di setiap kecamatan di 23 kabupaten/kota di Aceh. Jadi, di 2018 akan dibentuk dengan jumlah yang sama,” demikian M Yani.(rel/jal)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help