KPP Pratama Bireuen Gelar Sosialisasi Pajak

Pihak Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bireuen bekerja sama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong

KPP Pratama Bireuen Gelar Sosialisasi Pajak
KEPALA KPP Pratama Bireuen, Prabowo Pribadi (tengah) didampingi Kepala Dinas PMG Perempuan, dan Keluarga Berencana Bireuen, Bob Mizwar (kanan) dan Kepala PT Pos Bireuen, Mulyadi pada acara pembukaan sosialisasi kewajiban perpajakan sekaligus pelaksanaan Business Development Service (BDS) di aula KPP Pratama Bireuen, Selasa (6/3). 

BANDA ACEH - Pihak Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bireuen bekerja sama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (PMG), Perempuan, dan Keluarga Berencana Bireuen menggelar sosialisasi kewajiban perpajakan sekaligus pelaksanaan Business Development Service (BDS) di aula KPP Pratama Bireuen, 6-8 Maret 2018. Kegiatan ini diikuti 1.218 pengurus Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) dari 609 gampong se-Kabupaten Bireuen.

Kepala KPP Pratama Bireuen, Prabowo Pribadi SE MM dalam sambutannya saat membuka acara ini dua hari lalu mengatakan maksud dan tujuan kegiatan itu untuk memberikan pemahaman kewajiban perpajakan khususnya bagi BUMG, sehingga pelaksanaan dan pemenuhan kewajiban perpajakan nantinya tidak terkendala berarti.

Khusus untuk pemanfaatan dana desa, kata Prabowo pada 2018 ini alokasinya lebih cenderung untuk pembiayaan modal, bukan terfokus pada pembangunan fisik atau infrastruktur. Salah satunya membentuk BUMG. Sesuai undang-undang perpajakan, BUMG ini termasuk kategori badan usaha, sehingga wajib mendaftarkan diri sebagai wajib pajak.

“Hal ini juga sejalan dengan UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa yang menjelaskan bahwa Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian modalnya dimiliki desa melalui penyertaan secara langsung. Sumber dananya dari kekayaan desa yang dipisahkan guna mengelola aset, jasa pelayanan, dan usaha lainnya untuk sebesar-besar kesejahteraan masyarakat desa,” kata Prabowo seperti dikutip lewat siaran pers dikirim ke Serambi kemarin.

Dengan demikian, kata Prabowo, pemenuhan kewajiban perpajakan sebagai wajib pajak badan harus menjadi perhatian. Pada acara yang sama, Kepala Dinas PMG Perempuan, dan Keluarga Berencana Bireuen, Bob Mizwar SSTP MSi dalam sambutannya menekankan tentang pentingnya para pengurus BUMG memahami ketentuan perpajakan, sehingga dalam pelaksanaanya nanti semua kewajiban perpajakan berkaitan pengelolaan BUMG dapat dipenuhi sesuai ketentuan. Turut hadir saat pembukaan acara ini Kepala PT Pos Bireuen, Mulyadi. (sal/rel)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved