Saat Pura-pura Sakit, Setya Novanto Rupanya Dipasangi Jarum Infus untuk Anak-anak

Dua orang yang diduga merekayasa data medis Setya Novanto adalah advokat Fredrich Yunadi dan dokter RS Medika Permata Hijau, Bimanesh Sutarjo.

Saat Pura-pura Sakit, Setya Novanto Rupanya Dipasangi Jarum Infus untuk Anak-anak
Terdakwa Setya Novanto di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (5/3/2018).(KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN) 

SERAMBINEWS.COM - Setya Novanto diduga berpura-pura sakit saat dirawat di Rumah Sakit Medika Permata Hijau. Upaya itu diduga dilakukan untuk menghindari penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dua orang yang diduga merekayasa data medis Setya Novanto adalah advokat Fredrich Yunadi dan dokter RS Medika Permata Hijau, Bimanesh Sutarjo.

Baca: SIAP-SIAP, PLN akan Padamkan Listrik ke 10.000 Pelanggan di Lhokseumawe

Hal itu sebagaimana diungkapkan jaksa dalam surat dakwaan terhadap Bimanesh yang dibacakan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (8/3/2018).

Menurut jaksa, saat dirawat di rumah sakit, Novanto didiagnosa mengalami luka akibat kecelakaan. Diagnosa tersebut diduga rekayasa, karena sudah ditentukan sejak awal. Bahkan, saat Novanto masih berada di Gedung DPR RI.

Baca: Diresmikan Pangdam IM, Ini Lokasi Makodim 0118 Kota Subulussalam

Saat berada di rumah sakit, menurut jaksa, dokter Bimanesh memerintahkan perawat bernama Indri Astuti untuk berpura-pura memasang infus terhadap Novanto.

 "Terdakwa meminta agar infus sekadar ditempel saja," ujar jaksa Moch Takdir Suhan. Meski demikian, menurut jaksa, Indri tetap melakukan pemasangan infus. Namun, Indri menggunakan jarum kecil berukuran 24 yang biasa digunakan untuk pasien anak-anak.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Saat di Rumah Sakit, Setya Novanto Dipasangi Jarum Infus untuk Anak-anak"

Penulis : Abba Gabrillin

Editor : Sabrina Asril

Editor: Fatimah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved