Jaksa Tetapkan Lima Tersangka

Setelah memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan sejumlah barang bukti, penyidik Kejaksaan Aceh Timur

Jaksa Tetapkan Lima Tersangka

* Kasus Korupsi Penyaluran Bansos GPPTT Kedelai di Aceh Timur

IDI - Setelah memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan sejumlah barang bukti, penyidik Kejaksaan Aceh Timur, menetapkan lima tersangka korupsi dalam kasus penyaluran Bantuan Sosial pada Program Gerakan Penerapan Pengelolaan Tanaman Terpadu (GP-PTT) Kedelai Pola Non Kawasan di Kabupaten Aceh Timur, yang didanai APBN Tahun 2015.

“Kelima tersangka itu, tiga di antaranya adalah PNS di Dinas Pertanian Aceh Timur, satu PNS di Dinas Pertanian Aceh, dan satu lagi ketua kelompok tani,” ungkap Kajari Aceh Timur, M Ali Akbar SH MH, melalui Kasi Intel Kejari setempat, Khaerul Hisyam SH, Rabu (7/3) malam.

Kelima tersangka tersebut, yakni HW yang merupakan anggota tim teknis kabupaten, SW ketua tim teknis kabupaten, dan SY penanggungjawab tim teknis kabupaten. Sedangkan dua lagi, FS merupakan PNS di Dinas Pertanian Aceh selaku PPK pada kegiatan itu, kemudian CR selaku ketua salah satu kelompok tani yang menjadi koordinator sepuluh kelompok tani lainnya.

“Jika nanti ditemukan adanya pihak lain yang terlibat, maka masih ada kemungkinan jumlah tersangka akan bertambah,” jelasnya.

Kepala Seksi Intel Kejari Aceh Timur, Khaerul Hisyam mengatakan pihaknya belum mengetahui jumlah pasti kerugian negara akibat korupsi pada program GP-PTT Kedelai di Aceh Timur ini. Karena pihaknya masih menunggu hasil audit dari BPKP.

“Meski nilai kerugian negara atas kasus ini belum diketahui, kami bersama BKPP telah melakukan ekspos perkara dan menyimpulkan bahwa terdapat kerugian negara atas penyelewengan penyaluran bantuan tersebut. Sedangkan nilai kerugiannya baru akan diketahui setelah adanya hasil audit menyeluruh dari pihak BPKP,” jelasnya.(c49)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved