Beredar Isu Pergantian Ketua BRA, Ini Kata Pang Sumatra

Keseringan bongkar pasang ketua BRA dinilai akan berdampak tidak baik bagi jalannya organisasi mantan kombatan itu.

Beredar Isu Pergantian Ketua  BRA, Ini Kata Pang Sumatra
SERAMBINEWS.COM/MASRIZAL
Mantan Ketua BRA, Bukhari (dua kiri) menyerahkan berita acara serah terima jabatan kepada Ketua BRA yang baru, Fakhrurrazi Yusuf, di Kantor BRA, Neusu, Banda Aceh, Rabu (19/4/2017). 

Laporan Yocerizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) wilayah Langkat, Budi Pang Sumatera, meminta ketua umum Komite Peralihan Aceh (KPA) untuk tidak keseringan mengganti pucuk pimpinan di Badan Reintegrasi Aceh (BRA).

Keseringan bongkar pasang ketua BRA dinilai akan berdampak tidak baik bagi jalannya organisasi mantan kombatan itu.

“Kerja pemberdayaan ekonomi mantan kombatan tidak akan berjalan optimal jika ketua BRA diganti saban tahun. Imbasnya, reintegrasi tak berjalan,” kata Budi Pang Sumatera dalam rilisnya kepada Serambinews.com, Sabtu (10/3/2018).

Pergantian ketua, menurut dia, akan ikut mengganti struktur pengurus dan juga program. Sementara di sisi lain, program tahun sebelumnya belum sepenuhnya berjalan.

Baca: Massa Tapol dan Napol Aceh Demo Kantor Badan Reintegrasi Aceh, Ini Tuntutan Mereka

"Akhirnya mantan kombatan sama sekali tidak bisa merasakan manfaat dari keberadaan badan ini. Yang menjadi korban dari kebijakan ini adalah mantan kombatan biasa yang kini hidup tak menentu di tengah-tengah masyarakat,” kata pria yang akrab disapa Pang Sumatera ini.

Pernyataan tersebut disampaikan Pang Sumatra karena beredar isu adanya surat ketua KPA kepada Gubernur Aceh terkait rencana pergantian ketua BRA.

Kabarnya, ketua umum KPA kembali mengusulkan tiga nama baru untuk menggantikan Sayed Fakhrurrazi sebagai ketua.

Penulis: Yocerizal
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved