Wakaf Baitul Asyi

Komandan Al-Asyi Kecam Rencana Pemerintah Pusat Kelola Tanah Wakaf Aceh di Mekkah

Komandan Al-Asyi menyatakan sikap keberatan atas apa yang telah diusulkan oleh Anggito kepada Wapres Jusuf Kalla

Komandan Al-Asyi Kecam Rencana Pemerintah Pusat Kelola Tanah Wakaf Aceh di Mekkah
IST
Pang Ulee Komandan Al Asyi, Tuanku Warul Waliddin (tengah) bersama Nazir Waqaf Baitul Asyi, Syeikh Abdul Latief Muhammad Baltouw pada saat menyerahkan Dana Baitul Asyi kepada jamaah haji 2016 di Mekah, Arab Saudi. 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Pemberitaan seputar rencana Pemerintah Indonesia untuk berinvestasi di atas tanah wakaf Aceh di Arab Saudi, menimbulkan reaksi di Aceh.

Salah satunya diungkap oleh Komando Aneuk Muda Alam Peudeung Al Asyi (Komandan Al-Asyi).

Melalui rilis kepada Serambinews.com, Sabtu (10/3/2018), Komandan Al-Asyi mengecam rencana yang diusung oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) tersebut.

"Jangan lagi dibelokkan sejarah Aceh untuk kepentingan Indonesia yang tentunya sangat mengecewakan rakyat Aceh,” tulis Pang Ulee Komandan Al Asyi, Tuanku Warul Waliddin.

(Baca: Keluarga JCH Meninggal Terima Dana Baitul Asyi)

(Baca: Pembagian Dana Baitul Asyi Selesai)

Seperti ramai diberitakan, Badan Pelaksana Pengelola Keuangan Haji (BPKH) akan melakukan kunjungan ke Arab Saudi untuk bertemu dengan Islamic Development Bank (IDB) dan beberapa investor.

Pertemuan ini dalam rangka membahas peluang kerja sama investasi dan penempatan dana.

Salah satu rencana investasi tersebut yakni membangun hotel di atas tanah wakaf milik masyarakat Aceh yang ada di Mekkah.

Rencana tersebut disampaikan anggota Badan Pelaksana Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Anggito Abimanyu, saat bertemu Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla, di Istana Wakil Presiden, Jumat (9/3).  

Halaman
123
Penulis: Zainal Arifin M Nur
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help