Wakaf Baitul Asyi

Komandan Al-Asyi Kecam Rencana Pemerintah Pusat Kelola Tanah Wakaf Aceh di Mekkah

Komandan Al-Asyi menyatakan sikap keberatan atas apa yang telah diusulkan oleh Anggito kepada Wapres Jusuf Kalla

Komandan Al-Asyi Kecam Rencana Pemerintah Pusat Kelola Tanah Wakaf Aceh di Mekkah
IST
Pang Ulee Komandan Al Asyi, Tuanku Warul Waliddin (tengah) bersama Nazir Waqaf Baitul Asyi, Syeikh Abdul Latief Muhammad Baltouw pada saat menyerahkan Dana Baitul Asyi kepada jamaah haji 2016 di Mekah, Arab Saudi. 

Anggito datang bersama Utusan Khusus Presiden untuk Timur Tengah dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) Alwi Shihab.

"Kami akan melakukan kerja sama dengan IDB dan juga akan bertemu dengan beberapa pihak investor di Arab Saudi, untuk melakukan administrasi, yang paling dekat adalah dengan tanah wakafnya Aceh di Mekkah. Kemudian ada beberapa kesempatan-kesempatan investasi Arab Saudi yang lain," ujar Anggito, seperti dilansir Republika.co.id, Jumat (9/3/2018).

Anggito mengatakan, Pemerintah Aceh memiliki tanah wakaf yang letaknya sekitar 400 meter dari Masjidil Haram. Tanah wakaf milik Aceh tersebut sudah diikrarkan untuk investasi.

"Ikrar wakafnya sudah ada, dan sudah diinvestasikan oleh wakif di Arab Saudi, dan itu kita sedang proses negosiasi," kata Anggito.

(Baca: ‘Baitul Asyi’ dan Filantropi Para Haji)

(Baca: Baitul Asyi Diharap Semakin Berkembang)

Menanggapi itu, Komandan Al-Asyi menyatakan sikap keberatan atas apa yang telah diusulkan oleh Anggito kepada Wapres Jusuf Kalla.

"Sudah sangat banyak pengorbanan rakyat Aceh untuk Indonesia, termasuk Aceh sebagai bangsa telah dikerdilkan menjadi sebuah suku hari ini,” ujarnya.  

Ia memaparkan, sejarah Habib Bugak Al-Asyi yang setiap tahun melakukan perjalanan ke Tanah Hijaz Mekkah untuk mengirimkan donasi Sultan Aceh ke Masjidil Haram adalah hal yang tidak dapat dinafikan oleh semua pihak.

“Ini sudah menjadi torehan sejarah manis hubungan Kesultanan Aceh dengan penguasa di Hijaz, sehingga orang Aceh menjadi sangat familiar di Tanah Suci Mekkah, memiliki investasi tanah di sana, hingga ada beberapa yang akhirnya diwaqafkan sebagaimana yang dilakukan Habib Bugak Al Asyi,” kata Pang Ulee Komandan Al Asyi, Tuanku Warul Waliddin.

Halaman
123
Penulis: Zainal Arifin M Nur
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help