Peneliti Malaysia Kembali Teliti Kerajaan Lamuri

Tim ahli ekskavasi Lamuri dipimpin oleh Dr Husaini Ibrahim MA, dengan para peneliti dari Aceh yaitu Dedi Satria, Amir Husni, Saryulis, dan M Nouval.

Peneliti Malaysia Kembali Teliti Kerajaan Lamuri
SERAMBINEWS.COM/RA KARAMULLAH
Prof Dato' Dr Mokhtar Saidin sedang membimbing para peneliti saat melakukan proses ekskavasi di Lamuri Aceh Besar, Sabtu (10/03/2018). 

Laporan RA Karamullah | Aceh Besar 

SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Peneliti dari Aceh dan Malaysia kembali melakukan penelitian di situs bersejarah kerajaan Lamuri di desa Lamreh kec, Masjid Raya Aceh Besar sejak Sabtu (3/3/2018) lalu hingga Kamis (15/3/2018).

Kepada Serambinews.com, Sabtu (10/3/2018) Prof Dato' Dr Mokhtar Saidin (57) peneliti asal Malaysia mengatakan, pada tahun 2014 kami telah menemukan lebih dari 400 makam dan pecahan-pecahan keramik masa lalu.

Ia menambahkan, dengan banyaknya temuan tersebut mesti ada temuan terbaru, dengan harapan mendapat kembali situs yang tidak terganggu, guna mengungkap keberadaan kerajaan Islam Lamuri dari komplek makam ini.

Baca: Jejak Kerajaan Lamuri di Lamreh Aceh Besar, Lintas Peradaban dari Prasejarah, Hindu, Hingga Islam

Tim ahli ekskavasi Lamuri dipimpin oleh Dr Husaini Ibrahim MA, dengan para peneliti dari Aceh yaitu Dedi Satria, Amir Husni, Saryulis, dan M Nouval.

Sedangkan para peneliti dari Malaysia dipimpin oleh Prof Dato' Dr Mokhtar Saidin yang diikuti M Ikhwan, Ahmad Syahir serta turut dibantu oleh tenaga lokal.

Untuk diketahui, penelitian tahap ekskavasi ini untuk melanjutkan MoU antara Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) dan Universitas Sains Malaysia (USM) yang telah berjalan beberapa tahun yang lalu. (*)

Penulis: RA Karamullah
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved