Tak Mau Ditilang, Pengendara Sepmor Ajak Duel dan Hantam Polisi Pakai Balok hingga Terkapar di Jalan

Pelaku tidak terima (ditilang) dengan mengatakan orang sini, ayo kita buka baju kita berantem, namun tidak diladeni oleh anggota.

Tak Mau Ditilang, Pengendara Sepmor Ajak Duel dan Hantam Polisi Pakai Balok hingga Terkapar di Jalan
KOLASE
Capture video seorang polisi dihantam balok oleh pengendara sepeda motor yang tak mau ditilang. 

SERAMBINEWS.COM - Seorang polisi lalu lintas menjadi korban penganiayaan oleh pengendara sepeda motor yang tak mau ditilang karena melanggar aturan lalu lintas.

Polisi lalu lintas tersebut dihantam menggunakan balok hingga terkapar di jalan.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan KH Abdullah Bin Nuh, Bogor, Jawa Barat, Kamis (8/3/2018) siang.

Seorang pengendara sepeda motor menolak ditilang dan nekat memukulkan kayu balok ke anggota Satlantas Polsek Tanah Sareal, Aiptu Khusni.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya mengatakan, pemotor tersebut melawan arus lalu lintas dekat Pengadilan Agama Bogor.

(Baca: Diintai Selama 2 Jam, Polisi Pergoki Istri Selingkuh dengan Kapolsek Di Kontrakan, Ini 7 Faktanya)

(Baca: Anak Pemecah Batu Cium Kaki Ayahnya Setelah Lulus Jadi Polisi, Dulu Sering Makan Nasi Berkutu)

(Baca: Baru Menikahi Gadis Aceh dengan Mahar Surat Ar-Rahman, Ajudan Kapolda Meninggal hendak Shalat Subuh)

"Jadi pada hari Kamis tanggal 8 Maret 2018 sekitar pukul 14.00 WIB Aiptu Khusni akan melaksanakan tugas, kemudian pas saat mau jalan dilihat ada kendaraan bermotor sedang melawan arus. Karena itu jalan-jalan protokoler yang sering terjadi kecelakaan, oleh karenanya Aiptu Khusni melakukan penilangan," ujar Kombes Pol Ulung Sampurna, Jumat (9/3/2018), seperti dikutip Serambinews.com dari Tribun Video.

Saat polisi menilang, ada satu pengendara sepeda motor lagi yang melakukan pelanggaran melawan arus, seperti dikutip Tribun-Video.com dari Tribun Bogor, Jumat (9/3/2018).

Halaman
12
Editor: Safriadi Syahbuddin
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help