Pegawai Disdik Aceh Timur Jadi Tersangka

Penyidik Kejaksaan Aceh Timur, menetapkan seorang pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Timur

Pegawai Disdik Aceh Timur Jadi Tersangka
Ilustrasi(Kompas) 

* Dugaan Korupsi Iuran Dana PGRI

IDI - Penyidik Kejaksaan Aceh Timur, menetapkan seorang pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Timur berinisial KD (43) sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi iuran dana Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) PNS Aceh Timur.

“KD diduga telah memotong gaji guru Rp 5.000 per orang setiap bulannya pada tahun 2015, 2016, dan 2017. Namun selama tiga tahun, dana senilai Rp 200 juta lebih itu tidak disetorkan ke kas PGRI, dan diduga digunakan untuk kepentingan lain,” kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Timur, M Ali Akbar SH MH, melalui Kasi Intel Khaerul Hisyam, kepada Serambi, Sabtu (10/3).

Saat, penyidik masih menggali informasi siapa saja yang ikut menikmati dan digunakan untuk apa saja dana tersebut. “Sampai saat ini belum terungkap untuk apa saja dana itu digunakan, karena tersangka belum menjelaskan secara jujur,” sebut Hisyam.

Seperti diberitakan sebelumnya, jaksa penyidik Kejari Aceh Timur telah melakukan penyidikan terhadap dugaan tindak pidana korupsi iuran PGRI dengan cara memotong gaji guru PNS di kabupaten itu sebesar Rp 5.000 per orang sejak tahun anggaran 2015, 2016, dan 2017, dengan nilai mencapai Rp 200 juta lebih.

Untuk mengungkap kasus ini, jaksa pun telah memeriksa 17 orang saksi serta satu orang saksi ahli. Pihak Kejari Aceh Timur juga berhasil menyita uang sebesar Rp 206 juta yang diduga dari hasil korupsi tersebut, dan akan dijadikan barang bukti untuk membawa kasus ini ke pengadilan. “Saat ini kami juga sedang menunggu hasil audit dari Inspektorat Aceh Timur,” kata Khaerul Hisyam, Kasi Intel Kejari Aceh Timur.(c49)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved