Pengguna Ponsel di China kini Bisa Mencicipi Teknologi eSim, Tak Perlu Lagi Pakai Kartu SIM Fisik

Bentuknya memang makin menciut, tapi tetap saja berupa benda fisik yang mesti diselipkan ke perangkat.

Pengguna Ponsel di China kini Bisa Mencicipi Teknologi eSim, Tak Perlu Lagi Pakai Kartu SIM Fisik
Kompas.com
Ilustrasi kartu SIM 

SERAMBINEWS.COM - Sejak dekade 1990-an, ponsel selalu mengandalkan kartu subscriber identity module ( SIM) untuk identifikasi perangkat saat tersambung ke jaringan seluler.

Bentuknya memang makin menciut, tapi tetap saja berupa benda fisik yang mesti diselipkan ke perangkat.

Beda halnya dengan embedded SIM alias eSIM, yakni chip yang tertanam langsung di dalam perangkat.

Chip ini menyimpan profil operator seluler yang bisa diganti-ganti (saat ingin berganti operator seluler) tanpa harus menukar kartu.

Baca: Makan Putih Telur Tiap Hari Selama Dua Minggu Berturut-turut, Rasakan 3 Hal ini

Baca: Hampir Dilaporkan Mahfud MD ke Polisi, Akun @RestyCayah Kini Berbalas Pesan dengan Fahri Hamzah

Konsumen di China kini sudah bisa mencicipi teknologi eSIM seiring dengan langkah operator seluler China Unicom yang telah meresmikan kehadiran eSIM besutannya di enam kota, yakni Shanghai, Guangzhou, Shenzen, Zhengzhou, dan Changsa.

Selain tak perlu memakai kartu SIM fisik, dengan eSIM, pengguna bisa memakai nomor ponsel yang sama untuk dua perangkat secara bersamaan.

Tentu dibutuhkan perangkat yang sudah mendukung kemampuan eSIM.

Sebagaimana dirangkum KompasTekno dari TechNode, Jumat (9/3/2018), Apple Watch Series 3 menjadi perangkat pertama di China yang mendukung eSIM.

Halaman
12
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help